
WIKA Bangun Tol Semarang – Demak, Tingkatkan Konektivitas dan Perlindungan Banjir
- Selasa, 11 Februari 2025 11:56 WIB

Jakarta (ANTARA) – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali tunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur multifungsi berkelanjutan di Indonesia, salah satunya melalui pembangunan jalan tol Semarang-Demak Seksi 1B. Dari total panjang jalan tol 27,25 km, Perseroan tengah mengerjakan seksi 1B sepanjang 6,67 km dengan progres yang kini mencapai 50% dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2027.
Dalam pembangunannya, jalan tol Semarang-Demak Seksi 1B hadirkan inovasi dan solusi dalam meningkatkan konektivitas antara wilayah utama di Jawa Tengah, sekaligus perlindungan di kawasan pesisir dari ancaman banjir rob.
Proyek ini tidak hanya akan menjadi jalan tol laut pertama yang terintegrasi dengan tanggul laut (sea embankment) di Indonesia, tetapi juga jalan tol yang mengedepankan inovasi serta penggunaan material ramah lingkungan sebagai material utama.
WIKA mengimplementasikan teknologi Matras & Cerucuk Bambu sebagai material konstruksi utama dalam membangun badan jalan di atas laut yang berfungsi sebagai tanggul penahan abrasi. Selain itu teknologi tersebut juga mampu mendistribusikan beban timbunan secara merata guna mengurangi perbedaan penurunan tanah akibat variasi kekakuan tanah, serta memberikan daya apung tambahan dan meningkatkan daya dukung lekat (friction).
Tidak sampai disini, proyek ini juga hadirkan kemanfaatan sosial tinggi bagi masyarakat dan UMKM sekitar, khususnya melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal maupun subkontraktor di daerah sekitar dalam pekerjaan pemasangan matras bambu. Sehingga tidak hanya mempercepat progres proyek, tapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Jalan Tol Semarang-Demak bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan lingkungan, khususnya banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah. Dengan teknologi konstruksi berkelanjutan dan keterlibatan tenaga kerja lokal, WIKA berkomitmen hadirkan infrastruktur pendukung konektivitas antar wilayah yang memiliki dampak sosial tinggi bagi masyarakat dan lingkungan”, ucap Agung Budi Waskito (BW) Direktur Utama WIKA.
Sebagai perusahaan konstruksi EPCC terdepan, WIKA berkomitmen terus hadirkan inovasi dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Keberhasilan proyek ini sekaligus menjadi tonggak penting Perseroan dalam membangun masa depan transportasi yang tangguh dan berkelanjutan.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
WEGE Targetkan Kontrak Baru Rp3,5 Triliun pada 2025
- 20 Januari 2025
InJourney Hospitality dan WIKA teken transaksi ‘share swap’
- 28 Desember 2024
Rekomendasi lain
Kisah Mayor Teddy: Dari ajudan hingga sekretaris kabinet
- 21 Oktober 2024
Jangan anggap sepele, berikut ini cara cegah bullying
- 20 Agustus 2024
Lirik lagu “Akhirnya Ku Menemukanmu” – Naff
- 4 September 2024
Tata cara sholat 5 waktu dan jumlah rakaatnya lengkap
- 26 Agustus 2024
Syarat dokumen untuk membuat paspor baru
- 10 Juli 2024
7 negara termiskin di dunia pada 2024
- 16 Agustus 2024
Lirik “Bintang di Surga” Noah
- 29 Agustus 2024