Itera masuk 10 besar pendaftaran paten terbanyak se-Indonesia

Itera masuk 10 besar pendaftaran paten terbanyak se-Indonesia

  • Kamis, 30 Januari 2025 19:03 WIB
Itera masuk 10 besar pendaftaran paten terbanyak se-Indonesia
Ilustrasi – Panel Surya yang dipasang di Institut Teknologi Sumatera. (ANTARA/HO-Itera)

Bandarlampung (ANTARA) – Institut Teknologi Sumatera (Itera) masuk ke dalam 10 besar pendaftaran paten dan paten sederhana terbanyak se-Indonesia sepanjang tahun 2024.

“Dalam kategori paten sederhana nasional, Itera berhasil menempati peringkat ke-7 dengan 92 paten sederhana yang didaftarkan,” kata Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, dalam keterangannya yang diterima di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan bahwa lrestasi ini menempatkan Itera di atas beberapa institusi ternama, seperti IPB University (peringkat 8) dan Universitas Negeri Medan (peringkat 10).

“Sementara itu, dalam kategori paten nasional, Itera juga meraih peringkat ke-10 dengan 22 paten yang diusulkan,” kata dia.

Rektor menyampaikan apresiasi kepada para inventor yakni dosen dan mahasiswa yang telah berusaha keras berinovasi untuk kemajuan bangsa dan menjawab tantangan dunia.

“Tentu kami sangat bangga dengan dosen dan mahasiswa yang sudah bekerja keras dalam berinovasi demi bangsa dan negara ini,” kata dia.

Kepala Pusat Kelola Karya Intelektual (PKKI) Itera Devia Gahana Cindi Alfian, S.T., M.Sc., menyampaikan capaian membanggakan ini adalah wujud nyata partisipasi warga Itera yang secara aktif berinovasi.

“Ke depannya, Itera diharapkan dapat memberikan lebih banyak kontribusi dalam pengembangan riset dan inovasi dalam menghadapi tantangan lingkungan Indonesia, yang salah satunya bermuara pada lebih banyaknya pendaftaran paten dan paten sederhana,” kata dia

Peringkat yang didapat Itera dalam hal pendaftaran paten ini menempatkan kampus ini sejajar dengan beberapa institusi besar lainnya, seperti Universitas Airlangga (peringkat ke-5 dengan 49 paten) dan Institut Teknologi Bandung (peringkat ke-6 dengan 44 paten). Di peringkat pertama, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) unggul jauh dengan 859 paten.

Baca juga: Dosen Itera: Risiko banjir dapat dikurangi dengan strategi DRR

Baca juga: Mendiktisaintek puji & dukung inovasi alat pendeteksi kecemasan Itera

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *