Pemkot Tangerang evakuasi warga terdampak banjir di lima titik

Pemkot Tangerang evakuasi warga terdampak banjir di lima titik

  • Rabu, 29 Januari 2025 07:44 WIB
Pemkot Tangerang evakuasi warga terdampak banjir di lima titik
Warga Kota Tangerang terdampak banjir di evakuasi petugas sejak semalam. Pemkot mencatat ada lima lokasi banjir hingga selasa malam. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang

Tangerang (ANTARA) – Pemerintah Kota Tangerang, Banten telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir di lima titik ke posko siaga bencana sejak Selasa malam (28/01/2025).

“Kita langsung bergerak cepat sejak semalam dan melakukan evakuasi terhadap warga masyarakat yang terdampak banjir di posko-posko siaga bencana,” kata Penjabat Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin dalam keterangannya di Tangerang, Rabu.

Berdasarkan data sementara ada lima titik banjir yaitu di Belendung Kecamatan Benda, kemudian di Gebang Raya dan Periuk Kecamatan Periuk serta di Petir Kecamatan Cipondoh dan Kelurahan Uwung Jaya Kecamatan Jatiuwung.

Ketinggian air berkisar dari 20 sampai dengan 100 centimeter. Pemkot Tangerang juga telah membuat posko pengungsian di Masjid Al Barkah dan Gor Benda.

Ia mengatakan kesiapan petugas dalam penanganan banjir sebagai tindak lanjut dari status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi yang telah diberlakukan Pemkot beberapa waktu lalu.

Adapun genangan dan banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup deras dari siang hingga malam sehingga kapasitas drainase dan tampungan airnya tidak memadai.

“Bahkan kami juga mendengar beberapa penerbangan tadi sempat tertunda juga. Namun mudah-mudahan dengan sudah mulai berkurangnya curah hujan In syaa Allah genangan akan segera surut,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan personel gabungan untuk antisipasi keadaan-keadaan kebencanaan maupun kegawatdaruratan susulan yang berpotensi muncul.

“Bantuan dari teman-teman personel gabungan terutama logistik seperti makanan, minuman dan juga selimut serta obat-obatan juga dapat tiba dengan cepat dan di waktu yang tepat.” imbuhnya.

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemui keadaan yang bersifat gawat darurat maupun bencana.

“Teman-teman akan selalu stand by dan siap menerima laporan yang masuk baik melalui call center 112 maupun dari LAKSA secara non stop dan 24 jam,” katanya.

Baca juga: BMKG: Seluruh Jakarta diguyur hujan pada Rabu pagi hingga malam

Baca juga: BPBD: 54 RT dan 23 ruas jalan di Jakarta terendam banjir

Baca juga: Kemensos bangun dapur umum di lokasi terdampak banjir Gorontalo Utara

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *