Fadli Zon: Kebudayaan nusantara harus bisa mempengaruhi dunia

Fadli Zon: Kebudayaan nusantara harus bisa mempengaruhi dunia

  • Rabu, 29 Januari 2025 23:46 WIB
Fadli Zon: Kebudayaan nusantara harus bisa mempengaruhi dunia
Menbud RI Fadli Zon saat menyerahkan cinderamata kepada pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi KH Fajar Laksana di Sukabumi pada Rabu (29/1/2025). ANTARA/Aditya A Rohman

Kami optimistis kebudayaan Indonesia bisa mempengaruhi dunia

Sukabumi, Jabar (ANTARA) – Menteri Budaya RI Fadli Zon mengatakan kebudayaan nusantara harus bisa mempengaruhi dunia, karena Indonesia memiliki segudang budaya dari Sabang sampai Merauke yang tentunya menjadi ciri khas bangsa yang tentunya tidak dimiliki negara lain.

“Kebudayaan merupakan jati diri bangsa, maka dari itu agar kebudayaan kita bisa mempengaruhi dunia, tentu harus diperkuat dahulu,” katanya saat mengunjungi Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, Rabu.

Menurut Fadli, belum lama ini Indonesia telah menandatangani pertukaran kebudayaan dengan India yang isinya pertukaran di bidang sastra (bahasa), film, seni pertunjukan dan rupa, museum termasuk pelatihan-pelatihan dan lainnya.

Kerja sama pertukaran kebudayaan ini, karena Indonesia mempunyai hubungan kebudayaan di masa lalu dengan India, bahkan beberapa kebudayaan yang ada di Indonesia saat ini ada beberapa yang mirip atau dipengaruhi oleh budaya India di masa lalu.

Tidak hanya India, beberapa kebudayaan Indonesia juga ada yang dipengaruhi kebudayaan dari China atau Tiongkok, Eropa maupun Timur Tengah, tetapi budaya Indonesia tentunya memiliki khas tersendiri meskipun ada pengaruh dari luar.

Baca juga: Fadli Zon: Ponpes miliki peran penting dalam menjaga kearifan lokal

Baca juga: Menbud bentuk dewan pengawas untuk museum dan cagar budaya

Menurut Menteri Budaya, dengan adanya kerja sama ini, merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan keanekaragaman budaya yang menjadi kebanggaan bangsa yang bisa ditunjukkan kepada dunia.

“Kami optimistis kebudayaan Indonesia bisa mempengaruhi dunia, karena bangsa kita adalah bangsa yang besar dengan memiliki ribuan kebudayaan yang merupakan jati diri bangsa,” tambahnya.

Di sisi lain, Fadli mengatakan adanya pertukaran kebudayaan ini tentunya tidak akan mengikis kebudayaan bangsa, tetapi bisa memperkuat keberadaannya. Untuk itu, semua komponen harus bisa mengembangkan, menjaga dan melestarikan serta menjadi kebudayaan bangsa sebagai kebanggaan pribadi dan kelompok.

Baca juga: Museum NTB bangun diplomasi kebudayaan lewat pameran di Jeddah

Baca juga: Menteri Kebudayaan kunjungi India, bahas penguatan kerja sama budaya

Baca juga: Kementerian Kebudayaan kebut kerja pelestarian dan pemajuan kebudayaan

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *