
Presiden Korsel Yoon resmi didakwa dengan tuduhan pemberontakan
- Minggu, 26 Januari 2025 22:50 WIB

Seoul (ANTARA) – Kejaksaan Agung Korea Selatan (Korsel) pada Minggu resmi mendakwa Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dengan tuduhan memimpin pemberontakan dengan memberlakukan darurat militer bulan lalu.
Dengan dakwaan itu, Yoon, yang ditangkap pada 19 Januari, menjadi presiden pertama Korsel yang didakwa saat menjabat dan berada dalam tahanan.
Langkah kejaksaan itu diambil hanya satu hari sebelum masa penahanan Yoon berakhir.
Kantor Investigasi Korupsi Pejabat Tinggi (CIO), yang memimpin penyelidikan terhadap sang presiden, menyerahkan kasus itu kepada kejaksaan pekan lalu karena lembaga itu tidak memiliki mandat untuk mendakwa presiden.
Pada Minggu pagi, para jaksa senior Korsel berkumpul untuk membahas langkah selanjutnya. Namun, mereka belum sempat menginterogasi Yoon secara langsung.
Tim jaksa penuntut yang menyelidiki kasus itu mengatakan telah mempelajari bukti-bukti. Berdasarkan tinjauan menyeluruh, diputuskan bahwa mendakwa Yoon adalah tindakan yang tepat.
Dia dituduh berkonspirasi dengan menteri pertahanan saat itu, Kim Yong-hyun, dan lainnya untuk menghasut pemberontakan dengan mendeklarasikan darurat militer.
Yoon juga diduga telah mengerahkan pasukan militer ke parlemen untuk mencegah pemungutan suara yang bisa membatalkan dekrit darurat militer itu.
Jaksa berencana menginterogasi Yoon secara langsung jika masa penahanannya diperpanjang.
Namun, pengadilan Seoul pada Sabtu menolak permintaan jaksa untuk menambah masa penahanan Yoon. Penolakan itu adalah yang kedua kalinya.
Menurut undang-undang Korsel, seorang tersangka harus dibebaskan jika tidak didakwa selama masa penahanannya.
Sumber: Yonhap
Baca juga: Kejaksaan Korsel minta perpanjangan masa penahanan Presiden Yoon
Baca juga: Presiden Korsel Yoon datangi rumah sakit usai tampil perdana di sidang
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Presiden Korsel siap hadiri sidang pemakzulannya
- 21 Januari 2025
Presiden Korsel minta pendukungnya lakukan protes dengan damai
- 20 Januari 2025
Rekomendasi lain
Cara buka rekening BNI, lebih mudah lewat mobile banking
- 1 Agustus 2024
Cara dan syarat urus surat numpang nikah
- 30 Juli 2024
Segudang keutamaan menikahi janda dalam Islam
- 13 September 2024
5 tas Louis Vuitton yang banyak dipakai di Indonesia
- 13 Oktober 2024
Cara bayar PBB online, simpel ternyata
- 3 Juli 2024