
PT PAL: KRI Kerapu-812 siap amankan laut RI setelah lewati program R41
- Selasa, 21 Januari 2025 10:02 WIB

KRI Kerapu-812 merupakan cikal bakal kapal cepat rudal 60 meter yang dikembangkan oleh PAL Indonesia sejak awal 1990-an
Surabaya, Jatim (ANTARA) – PT PAL Indonesia memastikan Kapal Republik Indonesia (KRI) Kerapu-812 berjenis Fast Patrol Boat (FPB) siap kembali mengamankan wilayah laut Indonesia setelah melalui program R41 atau Refurbishment (perbaikan).
Direktur Produksi PAL Indonesia Diana Rossa mengungkapkan KRI Kerapu-812 telah menjalani pemeliharaan dan perbaikan serius pada 4 September hingga 4 Oktober 2024 di galangan kapal Ambon dengan supervisi langsung dari PT PAL Indonesia.
“Dengan serangkaian perbaikan tersebut, KRI Kerapu kembali laik berfungsi dengan optimal untuk mendukung tugas operasional dan pengamanan nasional,” katanya di Surabaya, Jatim, Selasa.
Rossa menuturkan secara periodik KRI memang memerlukan perawatan dan perbaikan di sela waktu operasionalnya meliputi sistem propulsi.
Perbaikan tersebut mencakup perawatan bawah garis air (BGA), sistem pipa katup, pemeliharaan sistem keselamatan, dan peralatan bahari lainnya.
Menurutnya, keberhasilan pemeliharaan dan perbaikan KRI Kerapu-812 merupakan tonggak penting dalam upaya modernisasi armada TNI Angkatan Laut.
Proyek ini tidak hanya meningkatkan kesiapan operasional kapal namun juga menunjukkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri dalam melaksanakan tugas merawat dan memperbaiki kapal perang hingga tingkat yang lebih kompleks.
“Ini hasil kerja kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertahanan RI, TNI AL, PT PAL Indonesia, hingga para teknisi dan pekerja yang terlibat langsung dalam proyek ini,” ujarnya.
Baca juga: TNI AL pastikan keberadaan KRI Gadjah Mada di Teluk Cirebon
Program R41 merupakan kontrak PAL Indonesia dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk peremajaan KRI dalam rangka peningkatan kesiapan operasional TNI Angkatan Laut menopang alutsista matra Laut.
Bersama galangan-galangan kapal di Indonesia, PAL Indonesia menjadi lead integrator dalam proses perbaikan 41 kapal perang TNI AL termasuk KRI Kerapu-812.
KRI Kerapu-812 merupakan cikal bakal kapal cepat rudal 60 meter yang dikembangkan oleh PAL Indonesia sejak awal 1990-an.
Kapal ini dirancang untuk tugas patroli dan pengamanan wilayah laut Indonesia dengan menonjolkan peran strategisnya dalam menjaga kedaulatan maritim.
Baru-baru ini, KRI Kerapu-812 dikerahkan untuk mendukung pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kota Ambon pada 15 Januari 2024.
Usai menjalankan tugas pengamanan kunjungan Wakil Presiden RI di Ambon dan sederet kegiatan operasional, KRI Kerapu-812 akan dijadwalkan untuk docking kembali guna peremajaan sensor dan persenjataan.
Baca juga: Singgah di Mesir, KRI SIM-367 promosikan produk makanan Indonesia
Baca juga: Lantamal Ambon siapkan KRI untuk pengamanan kunjungan Wapres Gibran
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
PAL dukung perdamaian dunia lewat perbaikan KRI Sultan Iskandar Muda
- 20 Desember 2024
Kementerian BUMN ganti direksi dan komisaris PT PAL Indonesia
- 17 Desember 2024
Hari Pahlawan, PT PAL bawa anak muda ziarah ke makam Bung Tomo
- 10 November 2024
CEO PT PAL Kaharuddin paparkan kebangkitan maritim di Unhas
- 11 Oktober 2024
PT PAL-ITB kerja sama untuk kembangkan kemaritiman nasional
- 4 Oktober 2024
PT PAL dan UGM jalin kerja sama perkuat industri maritim Indonesia
- 24 September 2024
Rekomendasi lain
Daftar akses exit tol yang terkena ganjil genap
- 9 Juli 2024
Profil dan jejak karier Suswono, calon wakil gubernur Jakarta
- 3 September 2024
Profil Dharma Pongrekun calon gubernur Independen Jakarta
- 3 September 2024
30 ucapan selamat ulang tahun Islami nan menyentuh hati
- 15 Agustus 2024
Rekomendasi 5 gunung untuk pendaki pemula di Indonesia
- 29 September 2024
Cara praktis transfer saldo OVO ke GoPay
- 9 Agustus 2024
Daftar rute dan cara naik bus wisata Jakarta Explorer
- 21 Agustus 2024
Lirik lagu Panbers – “Gereja Tua”, populer dari 1970 hingga kini
- 2 September 2024