
Pj Gubernur bersama Menko Pangan tinjau pasar pastikan harga stabil
- Selasa, 21 Januari 2025 21:06 WIB

Medan (ANTARA) – Penjabat Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau Pasar Sei Kambang, Kota Medan guna memastikan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok stabil di wilayah ini.
“Kami tadi meninjau harga bahan pangan di Pasar Sei Sikambing. Salah satu kunci pengendalian inflasi adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujar Agus Fatoni usai mendampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan, di Medan, Selasa.
Dalam kegiatan tersebut, Agus Fatoni menyebut ketersediaan bahan dan harga kebutuhan pokok di pasar tersebut relatif stabil. Stabilitas ketersediaan bahan dan harga kebutuhan pokok menjadi prioritas pemangku kebijakan terkait.
Agus mengatakan kerja sama dalam memasok kebutuhan bahan pokok, memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota merupakan upaya yang dilakukan dalam menjaga stabilitas tersebut.
“Kami terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta pasokan melalui kerja sama, koordinasi, kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dan lembaga lainnya,” kata dia.
Baca juga: Menko Zulhas minta seluruh pemda bantu capai swasembada pangan
Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat memotivasi bagi pemerintah kabupaten/kota di wilayah itu untuk menjaga stabilitas ketersediaan bahan dan harga kebutuhan pokok.
“Kami menggelar pasar murah dengan bersinergi bersama pemerintah kabupaten/kota, Bulog, produsen dan distributor guna memastikan ketersediaan dan harga tetap stabil,” kata dia.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan dari hasil peninjauan di Pasar Sei Sikambing tersebut mayoritas harga kebutuhan pokok stabil, bahkan ada yang lebih murah, walaupun ada yang masih naik.
“Kami melihat sendiri, harga-harga hampir semua turun, yang naik itu gula biasanya harga Rp17-18 ribu, di sini Rp19 ribu,” kata dia.
Untuk harga cabai merah, kata Menko Pangan tercatat paling mahal Rp58.000 per kilogram, cabai rawit Rp65.00 per kg atau mengalami penurunan dari harga sebelumnya mencapai Rp100.000 per kg.
Namun, Menko Pangan menemukan harga ayam ras di jual Rp34.000 per kg atau berada di bawa harga eceran tertinggi (HET) Rp40.000 per kg.
Baca juga: Zulhas: Penghentian impor pangan tak pengaruhi stok-harga domestik
Dengan harga tersebut, Zulkifli Hasan akan memerintahkan pemerintah setempat untuk mengatur stabilitas harga sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
“Berarti murah sekali. Kalau murah sekali kasihan peternak-nya, karena kalau harga Rp40.000 itu sudah untung. Tapi kalau Rp34.000 per kg, nah bisa buntung. Maka pemerintah itu tugasnya mengatur stabilisasi harga jangan terlalu murah dan tinggi. Kalau terlalu tinggi konsumen teriak, jadi kita atur agar harganya stabil,” kata dia.
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Mentan dan Pj Gubernur Sulsel takziah ke rumah duka Alwi Hamu
- 19 Januari 2025
Pj Gubernur : SMA Garuda upaya meningkatkan SDM unggul di NTT
- 19 Januari 2025
Rekomendasi lain
Daftar provinsi di Indonesia beserta ibu kotanya
- 4 November 2024
Cek zodiak berdasarkan tanggal lahir
- 16 Agustus 2024
Perkiraan awal puasa Ramadhan 1446 H dan Idul Fitri 2025
- 2 Desember 2024
8 film horor terlaris Indonesia 2024
- 16 September 2024
Daftar 15 gunung api yang populer di Indonesia
- 10 Juli 2024
Gelisah, cemas? Baca surat di Al-Quran ini untuk tenangkan hati
- 21 November 2024
6 ide tema kreatif untuk acara karnaval 17 Agustus
- 30 Juli 2024
Berapa biaya hidup di Australia?
- 7 Oktober 2024
Cara atasi kartu ATM BRI terblokir tanpa harus ke bank
- 1 Agustus 2024