
Disdik Palangka Raya minta orang tua batasi anak bermain “handphone”
- Senin, 20 Januari 2025 17:05 WIB

Palangka Raya (ANTARA) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, meminta para orang tua agar membatasi waktu penggunaan handphone pada anak-anak untuk mencegah dampak negatif terhadap kesehatan dan perilaku anak.
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan, di Palangka Raya, Senin, mengatakan bahwa penggunaan handphone secara berlebihan dapat mempengaruhi tingkat kemalasan anak serta membahayakan kesehatan, khususnya kesehatan mata.
“Bermain handphone terlalu lama bisa membuat anak menjadi malas dan kurang produktif. Selain itu, penggunaan handphone dalam waktu yang lama juga berisiko membahayakan kesehatan anak, khususnya mata mereka,” kata Vico.
Baca juga: Psikolog: Harus ada aturan jelas penggunaan ponsel pada anak
Ia menjelaskan bahwa paparan layar handphone dalam durasi panjang dapat menyebabkan gangguan mata, seperti kelelahan, iritasi, hingga gangguan penglihatan.
Selain itu, anak-anak yang terlalu sering bermain handphone juga cenderung kurang bergerak dan tidak fokus dalam belajar.
“Orang tua harus lebih proaktif dalam mengawasi aktivitas anak, terutama terkait penggunaan gadget. Atur waktu yang seimbang antara bermain, belajar, dan beristirahat,” ujarnya.
Baca juga: Psikolog sarankan pemerintah buat aturan bermain gawai pada anak
Vico juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan edukasi kepada anak mengenai penggunaan teknologi yang bijak. Ia mendorong orang tua untuk lebih sering mengajak anak melakukan kegiatan positif di luar ruangan, seperti olahraga atau bermain bersama teman-teman.
“Interaksi langsung dengan lingkungan sekitar dapat membantu tumbuh kembang anak secara lebih optimal, baik secara fisik maupun sosial. Jangan sampai anak-anak kita hanya terpaku pada layar handphone,” katanya.
Disdik Palangka Raya juga menyarankan sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa dan orang tua tentang dampak penggunaan gadget secara berlebihan. Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran semua pihak dalam menjaga kesehatan dan produktivitas anak-anak.
Baca juga: Komisi I minta SKB pembatasan internet-ponsel untuk anak diterbitkan
“Kami berharap imbauan ini dapat dipahami dan diterapkan oleh semua pihak, terutama orang tua, demi kebaikan dan masa depan anak-anak kita,” demikian Vico.
Pewarta: Adi Wibowo
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Disdik: Sebanyak 33 sekolah melaksanakan MBG di Palangka Raya
- 16 Januari 2025
Disdik anjurkan peserta didik Palangka Raya gunakan masker di sekolah
- 23 September 2024
Rekomendasi lain
Jadwal dan rangkaian acara pelantikan Presiden Donald Trump 2025
- 18 Januari 2025
Profil Gus Hans, pendamping Risma untuk Pilkada Jawa Timur
- 4 September 2024
Profil Muhidin, calon gubernur Kalsel dalam Pilkada 2024
- 4 September 2024
Deretan 5 kota di Indonesia dengan biaya hidup termahal
- 8 Oktober 2024
Cek pajak kendaraan online di Jakarta
- 20 Agustus 2024
Siaran langsung Indonesia vs Bahrain dapat disaksikan di sini
- 10 Oktober 2024
Profil Kun Wardana calon wakil gubernur Independen Jakarta
- 3 September 2024