
Warga diimbau berhati-hati lewati jalan lintas timur rawan longsor
- Senin, 13 Januari 2025 23:06 WIB

Tanjungpinang (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau warga agar berhati-hati saat hendak melintasi jalan lintas timur (lintas barat lanjutan) karena sebagian tebing di jalan tersebut rawan longsor dipicu curah hujan tinggi beberapa hari terakhir.
Sekda Bintan Rony Kartika menyatakan curah hujan tinggi yang terjadi sejak Jumat (10/1) menyebabkan beberapa titik tanah longsor hingga mengotori bahu jalan lintas timur.
“Sudah kita instruksikan dinas terkait untuk membersihkan menggunakan alat berat, namun warga yang melintas juga dapat berhati-hati mengingat cuaca yang berubah-ubah,” kata Rony di Bintan, Senin.
Rony juga menginstruksikan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) lebih waspada setelah curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir di sejumlah titik di Bintan.
Salah satu atensinya adalah camat hingga lurah/kepala desa agar dapat siaga di wilayah kerja masing-masing serta segera melaporkan kondisi perkembangan terkini.
Termasuk beberapa Kepala OPD Bintan wajib segera merespon jika ada kejadian pohon tumbang, longsor, parit tersumbat, tiang listrik tumbang dan lain-lain.
Baca juga: BPBD Kepri: Warga terdampak bencana di Bintan bertambah jadi 1.083 KK
Baca juga: TNI evakuasi warga terdampak banjir bah dan longsor di Tambelan
“Kita libatkan semua OPD, TNI/Polri, serta semua pemangku kepentingan terkait,” katanya.
Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepri mencatat jumlah warga terdampak bencana banjir, longsor, dan angin kencang di wilayah Kabupaten Bintan bertambah menjadi 1.083 kepala keluarga (KK) sampai Senin.
“Sejak Jumat (10/1) telah terjadi bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang yang disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah Bintan,” katanya.
Hasbi memerinci jumlah warga terdampak bencana alam itu tersebar di delapan kecamatan se-Bintan, meliputi Kecamatan Teluk Sebong 171 KK, Kecamatan Toapaya 143 KK, Kecamatan Gunung Kijang 227 KK, Kecamatan Teluk Bintan 54 KK, Kecamatan Bintan Timur 302 KK, Kecamatan Bintan Utara 175 KK, Kecamatan Bintan Pesisir 1 Kak, dan Kecamatan Seri Kuala Lobam 10 KK.
Menurutnya BPBD Bintan telah melakukan Rapid Asessment di antaranya penilaian kerusakan, kerugian dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk dasar acuan rencana selanjutnya.
Selanjutnya, BPBD juga melaksanakan koordinasi kepada stakeholder dan peninjauan lokasi terdampak bencana, serta melaksanakan pertolongan evakuasi korban terdampak banjir.
“Tim sudah melaksanakan pendistribusian bantuan logistik dan mendirikan posko untuk pengungsi yang terdampak bencana,” kata Hasbi.
Pewarta: Ogen
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Banjir dan longsor landa Pulau Tambelan
- 14 Januari 2018
BPJN Jambi pastikan jalan lintas timur Sumatera dalam kondisi baik
- 20 Desember 2024
Polisi gagalkan aksi begal di Jalinsum OKU Timur
- 10 Desember 2024
Rekomendasi lain
Sosok Dody Hanggodo, Menteri PU dari kalangan profesional
- 21 Oktober 2024
Ramalan zodiak Desember 2024, keberuntungan menanti di akhir tahun
- 30 November 2024
Cara tarik saldo GoPay, tanpa kartu via ATM
- 9 Agustus 2024
Cara menjaga battery health ponsel tidak cepat turun
- 16 Juli 2024
Lirik lagu “APT” oleh Ros dan Bruno Mars
- 22 Oktober 2024