Dinkes Kaltim sosialisasikan mekanisme pemeriksaan kesehatan gratis

Dinkes Kaltim sosialisasikan mekanisme pemeriksaan kesehatan gratis

  • Jumat, 10 Januari 2025 17:06 WIB
Dinkes Kaltim sosialisasikan mekanisme pemeriksaan kesehatan gratis
Dinkes Kaltim memulai program Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada pekan pertama Februari 2024. ANTARA/Ahmad Rifandi

Samarinda (ANTARA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur menyosialisasikan mekanisme pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun.

“Saat ini masyarakat diberikan sosialisasi terlebih dahulu mengenai pemeriksaan kesehatan gratis ini,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Kaltim Ika Gladies di Samarinda, Jumat.

Ia menyampaikan bahwa untuk mendapatkan layanan tersebut masyarakat dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui aplikasi Satu Sehat yang sebelumnya dikenal dengan Peduli Lindungi.

Ika menambahkan, masyarakat mendaftarkan NIK KTP pada laman Satu Sehat. Pada saat berulang tahun, akan ada pemberitahuan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan dapat menuju ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

Oleh karena itu, Ika mengingatkan pentingnya memasukkan data diri secara lengkap dan akurat dalam aplikasi Satu Sehat.

“Program nasional ini dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu dari delapan misi Asta Cita untuk mensukseskan pembangunan di bidang kesehatan,” ucapnya.

Ia menjelaskan program ini bertujuan untuk melakukan pencegahan dan pengendalian berbagai penyakit tidak menular.

“Penyakit tidak menular seperti kanker, jantung, stroke, hipertensi, diabetes, dan obesitas, merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, termasuk di Kaltim,” ujar Ika.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis ini menyasar seluruh masyarakat sesuai siklus hidupnya, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak usia prasekolah, remaja, hingga lansia.

“Pemeriksaan ini lebih kepada deteksi dini penyakit-penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi, kecacatan, dan kematian,” jelasnya.

Ika menekankan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat yang berulang tahun akan mendapatkan “hadiah” berupa pemeriksaan kesehatan secara prima dan optimal sesuai standar.

Program ini akan diluncurkan secara nasional oleh Kementerian Kesehatan pada minggu pertama Februari 2025.

“Masyarakat Kaltim yang berulang tahun di bulan Februari nanti siap-siap untuk melakukan medical check-up gratis,” ujar Ika.

Baca juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis dimulai Februari untuk semua siklus hidup
​​​​​​​
Baca juga: Prabowo gelontorkan Rp4,7 triliun untuk pemeriksaan kesehatan gratis

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    155.908 Napi Dapat Remisi Lebaran 2026, 1.162 Orang Langsung Bebas

    Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), memberi Remisi Khusus (RK) kepada 154.785 narapidana (napi), dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus kepada 1.123 anak binaan.…

    Kenneth DPRD DKI Imbau Pendatang Baru ke Jakarta Harus Punya Keahlian & Tujuan Jelas

    Jakarta – Di balik tradisi mudik Lebaran Idul Fitri, terselip fenomena tahunan yakni bertambahnya pendatang baru ke Jakarta saat arus balik. Jakarta memang kota terbuka, tetapi tidak untuk mereka yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *