
Kementerian ATR dapat pinjaman Rp5,72 triliun dari Bank Dunia
- Kamis, 9 Januari 2025 01:52 WIB

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapat pinjaman dari Bank Dunia (World Bank) senilai 353 juta dolar AS, setara Rp5,72 triliun dengan kurs rupiah 16.210 per 8 Januari 2025, untuk mendukung program agraria dan tata ruang di Indonesia.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa secara keseluruhan Bank Dunia memberi pinjaman sebesar 658 juta dolar AS atau setara Rp10,66 triliun.
Pinjaman tersebut akan berlaku selama lima tahun untuk tiga kementerian, yakni Kementerian ATR/BPN, Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Kalau ATR/BPN dari itu dapat 353 juta dolar AS,” kata Nusron ditemui seusai menghadiri rapat terbatas bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Nusron menjelaskan bahwa anggaran yang didapatkan tersebut akan difokuskan untuk mendukung sejumlah program prioritas dari Kementerian ATR/BPN. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), yang merupakan langkah penting untuk pengelolaan ruang dan pembangunan yang lebih terarah.
Baca juga: Menteri ATR: PNBP dari layanan pertanahan 2024 capai Rp2,9 triliun
Selain itu, untuk penyusunan peta kadaster yang bertujuan untuk mendokumentasikan secara rinci status dan kepemilikan tanah.
Pemetaan dan pendaftaran tanah ulayat juga menjadi bagian dari program yang direncanakan, untuk memastikan hak atas tanah adat dan ulayat tercatat dengan jelas dan sah.
Pemetaan tanah yang belum memiliki peta juga akan menjadi fokus utama, terutama untuk tapal batas yang berbatasan dengan hutan. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya tumpang tindih atau konflik batas antara lahan hutan dengan tanah lainnya, sehingga pengelolaan lahan dapat dilakukan dengan lebih baik.
Tidak hanya itu, pemetaan juga akan melibatkan kawasan transmigrasi agar tidak terjadi tabrakan dengan lahan yang sudah ditetapkan untuk program transmigrasi. Hal itu untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan dan pengelolaan tanah dapat berjalan dengan terkoordinasi dan tidak menimbulkan masalah di masa depan.
“Terutama untuk pemetaan tanah-tanah yang belum ada petanya. Terutama tapal batas dengan hutan supaya nggak sering tabrakan. Tadi, masuk lagi tapal batas dengan transmigrasi supaya tak bertabrakan dengan lahan transmigrasi,” jelas dia.
Baca juga: Menteri Nusron minta jajaran BPN jawab tantangan birokrasi modern
Terakhir, anggaran tersebut juga akan dialokasikan untuk pengembangan dan pembentukan sistem informasi pertanahan yang lebih modern.
Sistem itu diharapkan dapat mempercepat proses administrasi pertanahan dan mendukung transparansi serta akurasi data pertanahan di seluruh Indonesia.
Dengan berbagai program ini, diharapkan masalah pertanahan dapat diselesaikan secara lebih efektif dan efisien.
“Pemetaan dan pendaftaran tanah adat, ulayat supaya tak terjadi masalah. Kemudian sistem informasi pertanahan. Itu aja, kayak gitu-gitulah,” tambah Nusron.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Menteri ATR: PNBP dari layanan pertanahan 2024 capai Rp2,9 triliun
- 31 Desember 2024
Menteri ATR serahkan sertifikat tanah milik Gereja Kristen Pasundan
- 24 Desember 2024
Menteri Nusron pastikan layanan pertanahan tanpa diskriminasi
- 24 Desember 2024
Menteri Nusron segera temui Sultan bicarakan hak tanah di Yogyakarta
- 18 Desember 2024
Kementerian ATR/BPN terima apresiasi Pertamina atas penerbitan KKPR
- 14 Desember 2024
Menteri Nusron minta jajaran BPN jawab tantangan birokrasi modern
- 14 Desember 2024
Menteri ATR targetkan 2.000 RDTR selesai di 2028
- 13 Desember 2024
Rekomendasi lain
Berapa biaya hidup di Australia?
- 7 Oktober 2024
Daftar film horor terbaru 2024 yang tayang di bioskop
- 28 Oktober 2024
Lirik lagu legendaris “Ayah” ciptaan Rinto Harahap
- 13 Agustus 2024
Syair lagu kebangsaan “Indonesia Raya”
- 31 Juli 2024
Syarat Magang Bakti BCA dan besaran gajinya
- 17 Juli 2024
15 sandi dalam Pramuka
- 9 Agustus 2024
10 film bioskop terbaru beserta sinopsisnya
- 28 Oktober 2024
12 nama bulan hijriah beserta dengan penjelasannya
- 6 Agustus 2024