
Aturan naik kereta api tidak berubah meski virus HMPV masuk Indonesia
- Kamis, 9 Januari 2025 22:05 WIB

Menanggapi adanya virus HMPV yang masuk ke Indonesia, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan terbaru untuk naik kereta api
Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan aturan naik kereta api tidak berubah meskipun virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang merebak di China sudah masuk ke Indonesia sesuai rilis Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
“Menanggapi adanya virus HMPV yang masuk ke Indonesia, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan terbaru untuk naik kereta api, sehingga aturan naik kereta api masih sama seperti yang berlaku sekarang,” kata Cahyo Widiantoro di Jember, Jawa Timur, Kamis.
Untuk naik kereta api, lanjut dia, penumpang cukup memiliki tiket yang sesuai dengan identitas diri dan memilih rute sesuai dengan tujuan, sehingga penumpang tidak perlu membawa hasil tes COVID-19, sertifikat vaksin dan tidak wajib memakai masker.
“Bagi penumpang yang merasa kurang sehat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum naik kereta api serta menggunakan masker selama perjalanan,” tuturnya.
Jika penumpang merasa kurang sehat dalam perjalanan dengan kereta api maka bisa langsung menghubungi petugas agar bisa diarahkan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“KAI Daop 9 Jember menyiapkan tiga lokasi pos kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh penumpang, tiga lokasi tersebut terdapat di Stasiun Probolinggo, Stasiun Jember dan Stasiun Ketapang,” katanya.
Selain pos kesehatan, tidak jauh dari tiga stasiun tersebut juga terdapat Klinik Mediska dengan tenaga kesehatan yang siap memberikan penanganan bila ada penumpang mengalami gangguan kesehatan.
Sebagai langkah pencegahan, KAI memastikan sebelum kereta api beroperasi setiap harinya, selalu dicuci baik eksterior maupun interior dengan bahan-bahan yang dapat membunuh kuman. Setelah kereta api selesai beroperasi juga dilakukan fumigasi di tempat perawatan.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan transportasi yang sehat, aman dan nyaman. Jika nantinya ada kebijakan dari pemerintah terkait aturan naik kereta api dengan perhatian terkait adanya virus HMPV, maka Daop 9 Jember siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah,” tuturnya.
Ia mengimbau para penumpang kereta api tidak khawatir dengan virus HMPV yang sudah masuk ke Indonesia karena pihak KAI selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan arahan dari pemerintah.
Baca juga: KAI Jember layani 269.119 penumpang selama libur akhir tahun
Baca juga: KAI Jember siapkan promo tiket 30 persen untuk libur akhir tahun
Baca juga: Erupsi Gunung Raung tidak ganggu perjalanan KA di Daop Jember
Baca juga: Daop Jember gandeng BMKG untuk tingkatkan keselamatan perjalanan KA
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Menkes tegaskan virus HMPV tidak sebabkan kematian
- Kemarin 16:19
Jangan panik, kenali gejala HMPV
- 7 Januari 2025
Rekomendasi lain
Ini profil Haikal Hassan, Kepala BPJPH di pemerintahan Prabowo
- 23 Oktober 2024
Cara mengurus KTP hilang lewat online dan offline
- 2 Agustus 2024
Rincian harta kekayaan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- 16 November 2024
Cara cek bansos pakai KTP, bisa online via ponsel
- 24 Juli 2024
Cara praktis membuat SKCK online
- 20 Agustus 2024
Daftar akses exit tol yang terkena ganjil genap
- 9 Juli 2024
Profil Hasan Basri Sagala, calon wakil gubenur Sumut Pilkada 2024
- 4 September 2024