
IBL
Satria Muda optimistis pemain asing dan “heritage” padu mendulang poin
- Senin, 6 Januari 2025 00:51 WIB

Jakarta (ANTARA) – Satria Muda Pertamina Jakarta optimistis tiga pemain asingnya, yakni Wendell Lewis, Le'Bryan Nash, dan Randy Bell, serta pebasket heritage atau keturunan Indonesia, Jarron Crump, bermain padu untuk mendulang poin dalam IBL 2025.
Pelatih SMP Youbel Sondakh mengatakan bahwa ada perbedaan dalam menentukan kriteria pemain asing untuk musim ini sehingga yang direkrut adalah para 'monster' poin pada musim sebelumnya.
“Iya agak berbeda karena komposisi pemain lokal dan naturalisasi kami juga beda dengan musim lalu, serta sekarang kami kedatangan seorang Jarron Crump yang bisa membawa bola, jadi memang kami sisanya mencari pemain yang bisa bermain atas dan bawah, makanya kami memilih Nash dan juga Bell,” kata Youbel dalam laman IBL di Jakarta, Senin.
Jika melihat tipe permainan Randy Bell, Le'Bryan Nash, dan Jarron Crump, maka muncul kekhawatiran bahwa mereka beradu ego untuk mencetak skor bagi pribadi masing-masing.
Namun, Youbel percaya kedewasaan mereka sebagai pemain profesional akan meredam ego itu sehingga mengikuti sistem bermain yang diterapkan Satria Muda.
“Saya melihat permainan pola yang kami terapkan sejauh ini berjalan baik, mereka juga mengikuti pola tersebut. Akhirnya akan sangat menarik juga bagi kami staf pelatih untuk meramu tim ini agar menjadi semakin padu dan komplit musim 2025,” ujar dia.
Berdasarkan data IBL, runner-up IBL 2024 itu membuat komposisi tim yang berbeda dengan kebiasaan, terutama dalam hal pemilihan pemain asing.
Baca juga: Pemain andalan lolos tes kesehatan, Pacific optimistis masuk playoff
Satria Muda biasanya menekankan kerja sama tim. Begitu juga saat melakukan perekrutan pemain asing.
Mereka lebih menyenangi pemain yang memiliki kemampuan membagi bola atau sekadar big man yang bisa memaksimalkan rebound dan second chance. Tujuannya untuk mendukung performa pemain lokal mereka.
Namun untuk IBL 2025, hal itu jauh berbeda. Dalam roster mereka, klub kebanggaan warga Jakarta itu merekrut pemain-pemain yang bisa dikatakan monster poin.
Dimulai dari Le'Bryan Nash yang menjadi pencipta poin terbanyak untuk RANS Simba Bogor pada musim 2024. Kemudian Randy Bell yang menjadi tulang punggung Borneo Hornbills pada musim 2022 dan 2023.
Satria Muda juga memasukkan nama pemain naturalisasi, Jarron Tevanti Crump, yang selama ini dikenal dengan gaya permainan isolation dan one on one.
Tersisa Wendell Lewis yang memang cocok dengan kriteria Satria Muda selama ini.
Pada 11 Januari Satria Muda Pertamina Jakarta bertandang ke C-Tra Arena, Bandung, untuk menghadapi Prawira Bandung dalam laga hari pertama mulainya IBL 2025.
Baca juga: Randy Bell sebut IBL sudah jauh berkembang dan lebih maju
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Rajawali Medan targetkan lolos ke playoff IBL 2025
- Kemarin 11:55
Rajawali Medan fokus kembangkan “skill” individu pemain
- 3 Januari 2025
Jarron Crump: Saya pilih SM karena ingin juara IBL 2025
- 3 Januari 2025
Pelatih Satria Muda ingin tingkatkan soliditas tim
- 2 Januari 2025
Rekomendasi lain
Formasi CPNS Kemensos 2024, ada khusus penempatan IKN
- 24 Agustus 2024
Tarif tol Jakarta-Bandung terbaru 2024
- 15 Agustus 2024
Daftar 15 gunung api yang populer di Indonesia
- 10 Juli 2024
Segini besaran UMR Jabodetabek 2025, rata-rata tembus Rp5 juta
- 30 Desember 2024
Ingin tinggal di Bali? Simak biaya hidupnya
- 10 Juli 2024
Profil dan jejak karier Suswono, calon wakil gubernur Jakarta
- 3 September 2024
Opsen pajak kendaraan bermotor, penjelasan dan cara menghitungnya
- 18 Desember 2024