
Mendagri apresiasi Pemkot Tangerang layanan perizinan selesai 10 jam
- Jumat, 3 Januari 2025 20:02 WIB

Kota Tangerang telah menunjukkan bahwa perizinan untuk rumah tinggal sederhana tidak hanya bisa selesai dalam 10 hari, tetapi bahkan dalam 10 jam
Tangerang (ANTARA) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang telah berhasil memangkas layanan perizinan persetujuan bangunan gedung (PBG) dari 45 hari menjadi 10 jam selesai.
“Pada Desember 2024, saya bersama Menteri Perumahan Dan Kawasan Permukiman (PKP) membahas bagaimana mempercepat realisasi program 3 juta rumah Presiden. Salah satu kendala terbesar adalah lamanya proses perizinan,” ujar Mendagri saat melakukan kunjungan ke Tangerang Live Room (TLR), Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat.
Namun, Kota Tangerang telah menunjukkan bahwa perizinan untuk rumah tinggal sederhana tidak hanya bisa selesai dalam 10 hari, tetapi bahkan dalam 10 jam. Tadi juga dibuktikan hanya dalam 4 jam. Langkah ini menjadi inovasi dan dapat diadopsi oleh 513 kabupaten/kota lainnya di Indonesia, katanya.
Keberhasilan ini mendukung percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sejalan dengan program nasional.
Mendagri berencana bersama Menteri Perumahan Dan Kawasan Permukiman kembali ke Kota Tangerang pertengahan Januari 2025 untuk mengamati lebih lanjut penerapan sistem ini dalam simulasi langsung.
“Saya akan kembali lagi nanti bersama Menteri PKP, kita akan melakukan uji coba langsung bersama masyarakat yang melakukan proses perizinan PBG,” katanya.
Baca juga: Mendagri: Layanan penerbitan PBG dapat diproses kurang dari 10 jam
Baca juga: Mendagri: Daya beli masyarakat tetap terjaga meski terjadi inflasi
Pj Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin menjelaskan mekanisme layanan inovatif ini menghadirkan layanan PBG 10 jam selesai dengan memangkas berbagai langkah administrasi yang sebelumnya memberatkan masyarakat yaitu dengan menyediakan prototipe jenis rumah lengkap dengan desain arsitektur yang dapat langsung diakses melalui aplikasi.
“Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi menyusun gambar arsitektur atau mencari konsultan, cukup memilih desain yang telah kami siapkan. Semua ini adalah bagian dari upaya kami untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah,” katanya.
Pj. Wali Kota Tangerang menambahkan bahwa inovasi ini dirancang untuk mendukung arahan Presiden dan Mendagri dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Dengan adanya sistem ini, masyarakat Kota Tangerang dapat mengakses layanan perizinan secara digital dan efisien tanpa kendala yang berarti,” ujarnya.
Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Mendagri dukung sukseskan perayaan Natal Nasional 2024
- 23 Desember 2024
Mendagri: Peran pemda dalam penanganan PPKS adalah kewajiban
- 18 Desember 2024
Mendagri “pelototi” pertumbuhan ekonomi daerah tiap pekan mulai 2025
- 18 Desember 2024
Mendagri minta pemda percepat pendataan kondisi irigasi di daerah
- 16 Desember 2024
Damenta ajak bangun daerah usai dilantik sebagai Pj Gubernur Banten
- 16 Desember 2024
Mendagri setujui rencana pilkada bisa diwakili oleh DPRD
- 16 Desember 2024
Rekomendasi lain
Tata cara shalat istikharah
- 27 Juli 2024
Profil Bambang Pacul, politisi PDIP yang dirumorkan ingin hengkang
- 14 Desember 2024
Berapa gaji PPPK 2024 setelah lolos seleksi?
- 18 Desember 2024
Lirik lagu “Pelangi” dari Boomerang
- 11 September 2024
Kapan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih Pilkada 2024?
- 27 Desember 2024
Aplikasi IKD, manfaat dan cara daftarnya untuk urusan KTP
- 2 Agustus 2024