
Pemprov: Penjamuan-kebersihan masih jadi persoalan pariwisata Sumbar
- Kamis, 2 Januari 2025 17:03 WIB

Dari evaluasi kami, masalah kebersihan dan hospitality masih menjadi persoalan pariwisata di Sumbar
Padang (ANTARA) – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Luhur Budianda mengatakan penjamuan (hospitality) dan kebersihan masih menjadi persoalan utama pariwisata di Ranah Minang saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Dari evaluasi kami, masalah kebersihan dan hospitality masih menjadi persoalan pariwisata di Sumbar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda di Padang, Kamis.
Budianta mencontohkan salah satu yang dikeluhkan wisatawan selama berlibur di Sumbar ialah adanya kenaikan harga makanan dan minuman yang tidak wajar. Kemudian, pengunjung juga mengeluhkan tarif parkir yang naik drastis di sejumlah objek wisata.
Sementara di sisi kebersihan, menurutnya, hampir seluruh objek wisata di Ranah Minang belum mampu secara maksimal mengelola dan menjaga kebersihan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, kelompok sadar wisata dan kesadaran dari pengunjung.
Terkait jumlah kunjungan wisatawan yang berlibur di Provinsi Sumbar selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Budianta mengatakan masih menghitung jumlah pasti.
Pada 2025 pihaknya optimistis jumlah kunjungan pariwisata ke Ranah Minang akan meningkat pesat mengingat sejumlah aksesibilitas yang telah dibangun pemerintah salah satunya Tol Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar Sugeng Arianto mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang masuk ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau periode November sebanyak 6.041 kunjungan.
“Jumlah kunjungan ini mengalami penurunan 19,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 7.511 kunjungan,” sebut Sugeng.
Ia mengatakan wisatawan mancanegara yang paling banyak datang ke Sumbar yakni berasal dari Malaysia sebanyak 4.977 kunjungan, Singapura 78 kunjungan, Australia 67, China 29 kunjungan dan Inggris 29 orang.
Baca juga: Tanah Datar siap sajikan wisata unggulan pascabencana lahar dingin
Baca juga: Kunjungan wisatawan Visit Beautiful West Sumatra lampaui target
Baca juga: Pemprov Sumbar: Maksimalkan atraksi budaya untuk tarik wisatawan
Baca juga: Sumbar rilis Data Neraca Satelit Pariwisata Daerah 2024
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Kunjungan wisatawan Visit Beautiful West Sumatra lampaui target
- 5 Desember 2024
Pemprov Sumbar: Maksimalkan atraksi budaya untuk tarik wisatawan
- 5 Desember 2024
Dispar: Wisatawan ke Sumbar lebih suka menginap di home stay
- 19 November 2024
Rekomendasi lain
Lirik lagu “Garuda Pancasila”
- 31 Juli 2024
Lirik lagu “Ditinggal Rabi” oleh NDX AKA
- 9 September 2024
Hukum meninggalkan shalat Jumat 3 kali berturut-turut
- 29 Agustus 2024
Pemprov Jabar buka 899 formasi CPNS 2024, simak persyaratannya
- 24 Agustus 2024
Daftar akses exit tol yang terkena ganjil genap
- 9 Juli 2024
Tulisan masya Allah yang benar, dalam latin dan Arab
- 30 Juli 2024
Apakah main saham haram dalam Islam?
- 8 Agustus 2024
Benarkah Meta AI di WhatsApp bisa menghasilkan uang?
- 27 Desember 2024