
Data tunggal sosial ekonomi bakal coret ASN penerima bansos
- Selasa, 31 Desember 2024 17:02 WIB

Jakarta (ANTARA) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penggunaan data tunggal sosial ekonomi akan mencoret nama aparatur sipil negara (ASN) yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.
“Otomatis akan tertolak karena ini sudah padan dengan NIK juga, jadi akan tertolak dengan sendirinya,” kata Mensos Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya galat (kekeliruan) pada sistem dengan persentase hingga 1 persen.
Antisipasi ini dengan disediakannya jalur untuk melakukan sanggahan bagi pihak-pihak yang namanya dicatut sebagai penerima bansos padahal tidak memenuhi syarat sebagai penerima bansos, dan atau untuk mengusulkan nama yang belum tercatat sebagai penerima bansos padahal berhak atas bansos.
Baca juga: Data tunggal sosial ekonomi pedoman penyaluran bansos tepat sasaran
Baca juga: Mensos: Data tunggal sosial ekonomi akan punya standar lebih jelas
Proses ini bisa ditempuh secara formal melalui kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, Bupati/Walikota, hingga Kementerian Sosial, atau melalui jalur partisipasi masyarakat.
“Jalur partisipasi di mana masyarakat bisa buka cek bansos, kemudian di sana ada usul/sanggah dengan melampirkan beberapa hal yang penting untuk menjadi penguat dari usul maupun sanggahan itu,” kata Saifullah Yusuf.
Badan Pusat Statistik saat ini masih dalam tahap akhir penyusunan data tunggal sosial ekonomi.
“Sekarang ini (penyusunan data tunggal sosial ekonomi) sedang tahap finalisasi. Mulai tahun depan, digunakan,” kata Saifullah Yusuf.
Data tunggal sosial ekonomi nantinya akan menjadi pedoman Kemensos dalam penyaluran bantuan sosial sehingga diharapkan dapat tepat sasaran.
Pihaknya menambahkan nantinya dalam penerapan data tunggal akan menunggu penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) sebagai landasan hukum.*
Baca juga: Wamensos: Semua bansos 2025 harus berpatokan Data Tunggal Terpadu
Baca juga: Kemensos susun data tunggal keluarga miskin cegah bansos salah sasaran
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Kemensos-BKN luncurkan tes berbasis AI pertama untuk ASN disabilitas
- 24 Desember 2024
Menhut ungkap dukung swasembada pangan lewat perhutanan sosial
- 12 Desember 2024
Kemarin, Prabowo panggil sejumlah menteri hingga jalan lintas amblas
- 27 November 2024
Rekomendasi lain
Cara cek bansos pakai KTP, bisa online via ponsel
- 24 Juli 2024
Cara cek pengumuman hasil kelulusan PPPK 2024
- 25 Desember 2024
Profil Prasetyo Hadi, kandidat calon menteri Prabowo
- 15 Oktober 2024
Cara daftar BNI Mobile Banking dengan mudah
- 1 Agustus 2024
Urutan dzikir dan doa setelah shalat witir
- 23 Juli 2024
Jadwal cuti bersama Natal 2024, tidak ada libur tambahan
- 24 Desember 2024
10 pahlawan perintis kemerdekaan Indonesia
- 7 November 2024
Berapa besaran “tukin” PNS 2024?
- 7 Agustus 2024