
Tak perlu panik, ini cara penanganan pertama saat tersiram air keras
- Minggu, 29 Desember 2024 19:05 WIB

Jakarta (ANTARA) – Tindakan kriminal semakin marak terjadi, terutama aksi kejahatan berupa penyiraman air keras. Selain mengalami trauma, air keras yang mengandung bahan kimia ini dapat menyebabkan luka bakar yang parah pada kulit atau organ tubuh lainnya.
Kasus kriminal penyiraman air keras bukan hal baru di Indonesia. Seperti yang baru saja dialami pada mahasiswi Yogyakarta yang disiram air keras dan mengalami luka bakar serius pada bagian wajah hingga tubuh lainnya.
Insiden ini terjadi pada Rabu (24/12) di tempat tinggal kos korban, ketika ia hendak pergi beribadah ke gereja. Terdapat dua pelaku dari penyerangan ini, yakni mantan pacar yang mengaku sakit hati karena diputuskan oleh korban dan orang suruhan yang melakukan aksi penyiraman.
Baca juga: Pelaku penyiraman air keras ke polisi terancam tujuh tahun penjara
Luka bakar karena terkena air keras dapat berdampak kerusakan yang berat dan berjangka panjang, seperti kulit yang terkelupas, kebutaan atau rabun, bibir yang sulit berbicara, hingga kematian, tergantung pada area tubuh terkena air keras.
Walaupun air keras bersifat korosif, hal ini dapat diatasi dengan penanganan pertama yang cepat dan tepat sebelum mendapatkan tindakan medis, sehingga dapat meminimalisir luka bakar yang dialami.
Berikut ini adalah langkah-langkah penanganan pertama yang dapat dilakukan jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami insiden terkena siraman air keras.
1. Tenang dan jangan panik
Ketika terkena air keras, usahakan untuk tetap tenang. Kepanikan dapat memperburuk kondisi luka dan membuat korban tidak fokus untuk mendapatkan penanganan pertama.
Baca juga: Polisi tangkap pelaku kasus kekerasan dengan modus air keras di Gambir
2. Bilas bagian tubuh dengan air bersih sebanyak-banyaknya
Siram bagian tubuh yang terkena air keras menggunakan air bersih yang mengalir selama 15-30 menit untuk mengurangi rasa terbakar pada kulit. Dianjurkan untuk tidak menggunakan obat seperti minyak atau krim dan es batu karena dapat bereaksi sehingga memperburuk kondisi luka pada kulit.
3. Lepas semua pakaian yang digunakan dan terkena air keras
Saat terkena air keras, usahakan untuk segera melepaskan semua pakaian, aksesoris, atau hal lainnya yang sedang digunakan agar dapat mengurangi paparan air keras ke kulit dan air bersih juga dapat mengalir ke seluruh bagian tubuh.
4. Tutupi luka dengan kasa steril
Setelah seluruh tubuh sudah terbilas dengan air bersih dan rasa terbakar sudah terasa berkurang, tutup bagian luka pada tubuh dengan kain bersih atau kasa steril dengan ikatan yang tidak terlalu rapat. Hal ini bertujuan agar luka tidak terkontaminasi debu atau kotoran sampai mendapatkan perawatan medis.
Demikian cara penanganan pertama saat terkena siraman air keras, yang sangat membutuhkan langkah cepat dan tepat. Edukasi dan kewaspadaan terhadap air keras menjadi kunci untuk mencegah dan menghadapi situasi ini.
Dengan penanganan yang baik, dampak kerusakan fisik maupun mental dapat diminimalkan, sehingga dapat membantu korban untuk segera pulih dan tidak mengalami efek kerusakan kulit yang berjangka panjang.
Baca juga: Cemburu jadi motif penyiraman air keras seorang wanita di Bekasi
Baca juga: Petugas kejar pelaku penyiraman air keras ke polisi di Cilincing
Pewarta: Putri Atika Chairulia
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Cemburu jadi motif penyiraman air keras seorang wanita di Bekasi
- 14 Desember 2024
Kriminal kemarin, kasus Klinik Ria Beauty hingga sidang Mario Dandy
- 12 Desember 2024
Polisi kejar pelaku penyiraman air keras ke seorang wanita di Bekasi
- 11 Desember 2024
Petugas kejar pelaku penyiraman air keras ke polisi di Cilincing
- 2 Desember 2024
Polisi ringkus tiga penyiram air keras ke seorang pelajar
- 7 November 2024
Rekomendasi lain
Apa itu DuckDuckGo dan mengapa diblokir di Indonesia?
- 10 Agustus 2024
Lirik lagu “Gugur Bunga”
- 6 Agustus 2024
Syarat pas foto untuk administrasi pernikahan
- 30 Juli 2024
10 Pahlawan Nasional bangsa Indonesia
- 6 November 2024
10 pahlawan perintis kemerdekaan Indonesia
- 7 November 2024
Berapa harga tiket bus Rosalia Indah?
- 21 Agustus 2024
Aturan pakaian ASN terbaru, pedoman resmi dari Kemendikdasmen
- 15 Desember 2024