
Pastor Gereja di Mentok mengajak umat bangun kebersamaan
- Selasa, 24 Desember 2024 22:55 WIB

Mentok, Babel (ANTARA) – Pastor Gereja Katolik Santa Maria Pelindung Para Pelaut di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Markus Mallu RD mengajak umat memaknai Natal tahun ini dengan membangun kebersamaan untuk kehidupan yang lebih baik.
“Memaknai peringatan Natal tahun ini kita diajak membaharui hidup dengan semangat “sinodalitas”, penuh optimisme dan suka cita untuk memuliakan Tuhan,” kata Pastor Markus Mallu dalam perayaan Natal di Mentok, Selasa.
Menurut dia, Natal merupakan anugerah besar untuk seluruh umat manusia dan semangatnya perlu terus dijaga sebagai bekal agar kehidupan ke depan semakin baik, penuh suka cita, bahagia, damai dan sejahtera.
“Semangat sinodalitas (istilah dalam Gereja Katolik yang menggambarkan proses kerja sama dan pertimbangan persaudaraan) bisa kita mulai dari lingkungan keluarga, komunitas, gereja dan masyarakat,” katanya.
Dalam peristiwa kelahiran Yesus, para gembala yang mendapatkan warta gembira dari malaikat bisa menjadi contoh bagi umat akan pentingnya menjaga kebersamaan, solidaritas dan saling mendukung untuk bersama-sama mencari bayi Yesus.
Peristiwa itu menjadi simbol keteguhan hati dan iman yang tertuju kepada Yesus yang lahir sebagai juru selamat.
“Semoga peristiwa malam penuh warna suka cita, bahagia, damai, sejahtera dan cahaya ilahi menyinari batin dan budi kita, gembala sebagai simbol orang kecil, miskin, papa dan sederhana seperti kita tetap memiliki semangat sinodalitas agar hidup kita mengalami pembaruan, optimis, selalu bergembira untuk memuji dan memuliakan Tuhan,” katanya.
Untuk mencapai pembaruan tersebut, umat diajak untuk rela berkorban meninggalkan kesenangan dunia dan berjalan sesuai ajaran Yesus dalam menjalankan tugas perutusan masing-masing.
“Yesus sebagai sentral damai, ketenangan, suka cita dan kegembiraan akan selalu membimbing kita dalam meneruskan tugas dan karya selanjutnya. Dengan Natal ini kita diberikan semangat baru dalam membangun diri dan kehidupan menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Ia berharap malam Natal penuh kebahagiaan dan menjadikan umat semakin peduli terhadap orang kecil dan sederhana agar bisa bersama-sama menemukan kebahagiaan abadi.
“Para gembala sebagai simbol orang pinggiran sederhana, namun memiliki keteguhan dan semangat kebersamaan, kita juga perlu terus merawat harapan, saling peduli sesama, mulai dari dalam keluarga, komunitas, gereja dan masyarakat. Kita perlu saling mengingatkan, saling mendukung, saling menyadarkan untuk bergegas mencari Tuhan penyelamat manusia,” katanya.
Ibadat malam Natal diikuti sekitar 500 orang, belasan orang personel gabungan TNI-Polri, dan instansi terkait lainnya melakukan pengamanan sekitar lokasi sehingga seluruh rangkaian prosesi berlangsung aman dan lancar.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Kate Middleton rekam pesan Natal spesial untuk acara televisi
- 22 Desember 2024
KAI ajak masyarakat optimalkan “Access by KAI” untuk pesan tiket
- 9 Desember 2024
Menag sebut pesan Gus Dur tentang Natal masih relevan
- 15 Januari 2024
Menag sampaikan pesan keberagaman di perayaan Natal Oikumene
- 5 Januari 2024
BPIP: pesan damai harus digaungkan melalui Natal dan Tahun Baru
- 27 Desember 2023
Paus Fransiskus sebut serangan Israel di Gaza “panen mengerikan”
- 25 Desember 2023
Rekomendasi lain
Daftar film horor terbaru 2024 yang tayang di bioskop
- 28 Oktober 2024
Segini kekayaan Cagub Kalimantan Barat Sutarmidji berdasarkan LHKPN
- 22 November 2024
Cara screenshot di Hp Samsung, bisa tanpa tombol fisik
- 3 Oktober 2024
Profil Dharma Pongrekun calon gubernur Independen Jakarta
- 3 September 2024
Tulisan Husnul Khotimah yang benar, Arab dan artinya
- 19 Agustus 2024