Natal momen perekat persatuan bangsa usai pilpres dan pilkada

Natal momen perekat persatuan bangsa usai pilpres dan pilkada

  • Selasa, 24 Desember 2024 22:52 WIB
Natal momen perekat persatuan bangsa usai pilpres dan pilkada
Tokoh agama Katolik Romo Martinus Joko Lelono. (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

Jakarta (ANTARA) – Tokoh agama Katolik Romo Martinus Joko Lelono mengatakan momentum Hari Natal tidak hanya dapat meningkatkan religiositas umat Kristiani, namun mampu menjadi perekat persatuan anak bangsa usai Pilkada dan Pilpres 2024.

“Natal tahun ini adalah momen untuk kembali merekatkan persatuan dan perjuangan bersama dalam merajut perdamaian Indonesia. Semoga perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 dalam lancar dan kondusif,” kata Romo Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

“Sekarang kita memasuki masa perjuangan, kita tetap memelihara persatuan, tidak apa pilihan berbeda yang penting adalah sekarang kita bekerja bersama untuk Indonesia,” sambungnya.

Dia juga mengingatkan akhir tahun biasanya muncul narasi maupun ancaman teror dari kelompok garis keras. Apalagi kristalisasi perbedaan saat pilkada dan pilpres bisa memperkeruh keadaan.

Untuk itu, Romo Martinus mengimbau kepada umat Kristiani agar tetap tenang, fokus ibadah, tidak terprovokasi, karena itu hanyalah riak kecil yang kerap terjadi.

Banyak masyarakat lain yang menjaga, yang tetap mengedepankan rasa cinta damai dan kebinekaan.

“Kita lebih menyadari bahwa lebih banyak orang yang percaya akan keberagaman. Jadi satu dua masalah tidak bisa menggeneralisasi semua orang, banyak orang lebih mengakui persaudaraan dan perbedaan,” ujar Romo Martinus.

Ia juga merasa bangga dengan keberagaman yang dimiliki Indonesia. Di Indonesia, beragam budaya dan kelompok keagamaan yang tumbuh di Indonesia.

Banyak dari organisasi masyarakat (ormas) agama Islam misalnya, ada yang membantu menjaga keamanan dan ketertiban ibadah Natal. Ini hal perlu dipupuk untuk kehidupan bersama yang lebih indah dan harmoni.

“Satu hal yang kita kagumi dari Indonesia sekarang kita memiliki banyak sekali elemen masyarakat yang ikut menjaga Indonesia kita punya ormas ormas keagamaan, ada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ikut menjaga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Romo Martinus mengingatkan indahnya hidup berdampingan.

“Dengan hidup bersama, kita bisa saling membantu dan menebar kasih sayang untuk semesta. Maka Natal ini menurut saya indah di Indonesia karena perayaan ini menjadi perayaan bersama tidak hanya Katolik saja,” tambah Romo Martinus.

Oleh karena itu, dirinya mengatakan perlunya ruang pluralitas di masyarakat, agar masyarakat bisa bertemu, berbaur dan saling berdiskusi. Misalnya, youth camp, dialog lintas agama atau kegiatan gotong royong.

Hal ini penting dilakukan untuk membangun trust dan memupuk rasa kebersamaan sebagai satu identitas bangsa yang dapat menjaga satu sama lain.

“Kita perlu hidup bersama, dan hidup bersama dapat menjaga kita,” pungkasnya.

Baca juga: Pemerintah pastikan situasi aman dan kondusif jelang malam Natal 2024

Baca juga: Menteri PANRB dan Menkomdigi pastikan layanan publik tetap jalan saat Nataru

Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *