
Pj Gubernur Jabar: Kunjungan Mendag artikan Jawa Barat penting
- Senin, 23 Desember 2024 18:06 WIB

Memang ada kenaikan tapi dalam batas yang tidak terlalu melonjak. Pada intinya pembeli masih ada dan pasokan juga cukup lagi. Sedangkan di SPBE, Mendag memastikan jumlah isinya dan menjamin tidak akan berkurang sesuai dengan aturan ukurannya
Bandung (ANTARA) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin menilai kunjungan Menteri Perdagangan Budi Santoso ke Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung mengartikan bahwa Jawa Barat merupakan kawasan penting.
Peninjauan Menteri Perdagangan kali ini, kata Bey, dalam rangka meninjau kesiapan sektor perdagangan menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, serta kondisi industri hilir di Jawa Barat.
“Terkait peninjauan ini, kami sampaikan terima kasih kepada Pak Mendag (Budi Santoso) karena memperhatikan betul Jawa Barat,” kata Bey ditemui di Gedung Sate Bandung, Senin.
Bey menjelaskan bahwa yang dicek oleh Mendag dalam kunjungan ini adalah mengenai harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Tagog Padalarang, dan juga kepastian ukuran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kawasan Padalarang.
Dari tinjauan di pasar, Bey mengungkapkan bahwa ada beberapa kenaikan harga, seperti cabai yang mengalami kenaikan cukup tinggi, dan ayam potong mengalami kenaikan Rp2.000-Rp3.000, namun minyak goreng mengalami penurunan menjadi Rp15.700.
“Memang ada kenaikan tapi dalam batas yang tidak terlalu melonjak. Pada intinya pembeli masih ada dan pasokan juga cukup lagi. Sedangkan di SPBE, Mendag memastikan jumlah isinya dan menjamin tidak akan berkurang sesuai dengan aturan ukurannya,” ujar dia.
Dengan demikian, kata Bey, berdasarkan peninjauan Mendag, untuk stok dan harga bahan pokok di Jabar dipastikan aman.
“Saya juga minta Kadis Indag untuk memperhatikan jangan sampai kekurangan pasokan agar harganya dijaga betul,” ujar Bey.
Selepas melakukan kunjungan di Padalarang, kata Bey, dirinya bersama Mendag Budi Santoso mendatangi bengkel dan lokasi berjualan industri sepatu kulit Tegep Boots di Pasirluyu Bandung dan meninjau industri hilir teh Walini dari PTPN I Regional 2 Jawa Barat di Bandung.
“Saat meninjau produksi sepatu kulit, Mendag mengatakan akan membantu mempromosikan sepatu dari Bandung dan Jawa Barat agar bisa diekspor lebih banyak lagi, kemudian ke Agate Studio juga sama tujuannya untuk ekspor, dan terakhir meninjau PTPN untuk melepas ekspor teh Walini,” ucap dia.
Atas kunjungan Mendag Budi Santoso di beberapa titik ini, menurut Bey, kementerian memperhatikan betul ekonomi kreatif di Jawa Barat dan diharapkan bisa mendorong UMKM agar lebih semangat untuk berkarya.
“Semoga mendorong UMKM untuk semangat lagi karena pemerintah dalam hal Menteri Perdagangan memperhatikan betul agar yang kecil menjadi besar, yang mikro menjadi kecil, kecil menjadi sedang, sedang menjadi besar dan yang terdiri pasar dalam negeri dorong menjadi ekspor,” tuturnya.
Baca juga: Mendag dorong industri teh miliki daya saing kejar pasar luar negeri
Baca juga: Mendag tinjau pasar di Bandung untuk cek stok pangan jelang Natal
Baca juga: Mendag tinjau SPBE Padalarang pastikan volume LPG sesuai takaran
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Mendagri: Peran pemda dalam penanganan PPKS adalah kewajiban
- 18 Desember 2024
Menko AHY harap program penanganan PPKS jadi solusi perumahan
- 18 Desember 2024
Pj Gubernur Jabar ingatkan keselamatan jelang pembukaan Tol KM 149
- 18 Desember 2024
Diaspora nyatakan siap bantu generasi muda miliki daya saing global
- 18 Desember 2024
Jabar ungkap ada empat Pergub yang harus dikebut terkait BRT
- 17 Desember 2024
DPMPTSP Jabar realisasikan target sejuta NIB untuk UMKM di 2024
- 13 Desember 2024
Rekomendasi lain
Cara praktis transfer saldo OVO ke GoPay
- 9 Agustus 2024
Hukum dan dalil mengonsumsi minuman keras dalam Islam
- 18 September 2024
Otorita IKN buka 600 lowongan untuk CPNS 2024
- 23 Agustus 2024
Doa niat mandi wajib setelah haid dan tata caranya
- 29 Agustus 2024
15 sandi dalam Pramuka
- 9 Agustus 2024
Lirik lagu Panbers – “Gereja Tua”, populer dari 1970 hingga kini
- 2 September 2024
Bacaan Syahadat dalam tulisan arab dan latin
- 21 Agustus 2024