
Warga Kebon Kosong mulai terlayani PAM setelah terkendala 38 tahun
- Sabtu, 21 Desember 2024 20:04 WIB

Untuk memaksimalkan suplai air sampai ke rumah pelanggan, PAM Jaya juga membangun reservoir air dengan kapasitas 200 meter kubik di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran
Jakarta (ANTARA) – Warga Kebon Kosong mulai mendapatkan pelayanan dari PAM Jaya setelah lebih dari 38 tahun terkendala yang membuat air minum perpipaan tidak bisa masuk ke dalam kawasan tersebut.
“Kami berhasil melobi Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran sehingga akhirnya diberi izin untuk dilewati pipa,” kata Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Baca juga: SPAM Jatiluhur I solusi berkelanjutan penuhi pasokan air minum DKI
Ia mengatakan momen berkesan dirasakan kala penantian selama lebih dari 38 tahun untuk layanan air minum perpipaan dapat terlaksana bagi warga Kebon Kosong.
Arief pun tak memungkiri, sejumlah kendala dan tantangan terus dihadapinya demi mencapai target layanan air bersih 100 persen pada 2030. Pasalnya air perpipaan masih sangat kecil di Indonesia, termasuk Jakarta.
Bahkan, ungkap Arief, radius 20 kilometer dari Istana Negara yang berada di ring satu ada yang belum terlayani air minum perpipaan lebih dari 38 tahun.
Baca juga: DKI tingkatkan akses air bersih bagi seluruh warga
Arief juga memaparkan pemasangan pipa jaringan sudah dimulai pada 1 September 2023 dengan 20 rumah yang airnya telah mengalir. Untuk yang lainnya masih terus akan dikerjakan secara bertahap dan ditargetkan selesai tahun 2024.
“Untuk memaksimalkan suplai air sampai ke rumah pelanggan, PAM Jaya juga membangun reservoir air dengan kapasitas 200 meter kubik di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RW 04 Sardjono turut mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PAM Jaya yang menghadirkan layanan air di wilayahnya.
Ia mengungkapkan, warga selama ini memanfaatkan air dengan membeli dari gerobak dan air tanah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kita berusaha minta Air PAM sejak tahun 1992. Hingga saat ini baru terealisasi. Selama ini untuk minum kita beli dari gerobak, kalau untuk mandi pakai air tanah,” katanya.
Baca juga: DPRD DKI desak PAM Jaya segera wujudkan sistem pengolahan air minum
Oleh sebab itu, Sardjono sebagai perwakilan warga Kelurahan Kebon Kosong berterima kasih atas inisiatif PAM Jaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang telah ditunggu selama puluhan tahun.
“Kami ucapkan terima kasih ke Dirut PAM Jaya yang sudah masuk ke wilayah kami,” ujarnya.
Sebagai informasi, kebutuhan jaringan perpipaan air minum di area Kelurahan Kebon Kosong RW 04 hingg RW 09 adalah sejumlah 2.119 Sambungan Rumah (SR) dengan detail.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Wamen PU: NUWSP bantu Pemda tingkatkan kinerja layanan air minum
- 19 November 2024
DKI kemarin, nomor urut cagub hingga layanan air bersih diperkuat
- 24 September 2024
Pj Gubernur DKI nyatakan terus perkuat layanan air bersih perpipaan
- 23 September 2024
Tirta Bhagasasi butuh Rp5 triliun tingkatkan cakupan layanan
- 14 Desember 2023
PAM Jaya seleksi seribu pelamar kerja
- 22 November 2023
Rekomendasi lain
Terbaru! Jadwal kapal Pelni Agustus 2024
- 13 Agustus 2024
Profil Andi Sumangerukka “ASR”, Cagub Sulawesi Tenggara Pilkada 2024
- 6 September 2024
Lupa nomor NPWP? Ini cara cek NPWP dengan mudah
- 16 Juli 2024
Alokasi dan rentang gaji dalam CPNS Kemenag 2024
- 2 September 2024
Cara mudah cek tiket kereta api secara online
- 25 Juli 2024
10 film bioskop terbaru beserta sinopsisnya
- 28 Oktober 2024
Lirik lagu “Ditinggal Rabi” oleh NDX AKA
- 9 September 2024