Penasihat DWP Kemkomdigi: Ibu cerdas digital kunci lindungi keluarga

Penasihat DWP Kemkomdigi: Ibu cerdas digital kunci lindungi keluarga

  • Jumat, 20 Desember 2024 21:02 WIB
Penasihat DWP Kemkomdigi: Ibu cerdas digital kunci lindungi keluarga
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Komunikasi dan Digital Indri Angga Prabowo dalam Seminar “Ibu Cerdas Digital: Bersama Lindungi Keluarga dari Ancaman Digital” di Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12/2024). (ANTARA/HO-Kemkomdigi)

Jakarta (ANTARA) – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Komunikasi dan Digital Indri Angga Prabowo menyatakan saat ini setiap ibu perlu cerdas digital agar dapat melindungi keluarga, terutama anak-anak dari potensi ancaman digital.

“Bukan hanya sekadar mahir menggunakan teknologi, tetapi memiliki pemahaman kuat tentang bagaimana mengelola data dan melindungi informasi pribadi, serta mengamati dan mendampingi anak-anak dalam menggunakan perangkat elektronik secara bijak,” ujar dia dalam rilis pers, Jumat.

Hal itu dikatakannya dalam Seminar “Ibu Cerdas Digital: Bersama Lindungi Keluarga dari Ancaman Digital” di Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Baca juga: Kemenkominfo siapkan beragam langkah agar ruang digital ramah anak

Indri mengungkap saat ini makin banyak ancaman yang merugikan anak-anak di dunia digital.

Mengutip data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), pada November 2024 terdapat sekitar 80.000 anak di bawah 10 tahun yang menjadi pemain maupun korban judi online.

Dia mengatakan hal itu patut disayangkan, mengingat transformasi digital, khususnya di sektor keuangan, seharusnya memberikan manfaat.

Baca juga: Kemenpppa ajak seluruh pihak tingkatkan keamanan anak di ruang digital

Oleh karena itu, Indri mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama menciptakan ruang digital yang lebih aman dan bermanfaat.

Menurutnya, pembenahan ruang digital dapat dilakukan dengan memberikan perhatian khusus, terutama pada pengawasan konten, pengamanan data pribadi, dan antisipasi penipuan online yang sering terjadi.

“Kita akan membahas berbagai cara untuk melindungi anak-anak dari konten yang tidak pantas, mengamankan data pribadi, serta menghindari berbagai macam penipuan online yang sering terjadi. Saya juga ingin menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak-anak,” ucapnya.

Baca juga: Kominfo upayakan ruang digital aman untuk anak

Mengutip pernyataan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Indri menegaskan bahwa teknologi harus menjadi platform edukasi yang bermanfaat dan membangun kreativitas.

“Beliau percaya teknologi digital bisa menjadi alat untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak. Dorong mereka untuk memproduksi konten positif, seni digital ataupun cerita inspiratif yang dapat dibagikan melalui platform daring,” kata dia.

indri juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar semua pihak berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang ramah anak.

Baca juga: Mendamba keramahan ruang digital bagi anak lewat payung hukum

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *