Achmad Maulana tidak kesulitan jalankan peran baru sebagai gelandang

ASEAN Cup 2024

Achmad Maulana tidak kesulitan jalankan peran baru sebagai gelandang

  • Kamis, 19 Desember 2024 15:07 WIB
Achmad Maulana tidak kesulitan jalankan peran baru sebagai gelandang
Sejumlah pesepak bola timnas Indonesia mengikuti latihan jelang pertandingan Asean Cup 2024 di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/12/2024). Timnas Indonesia akan bertanding melawan timnas Filipina dalam penyisihan grup B Asean Cup 2024 di Stadion Manahan pada Sabtu (21/12). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/YU

Jakarta (ANTARA) – Pemain Arema FC Achmad Maulana Syarif mengaku tidak mengalami kesulitan saat menjalankan peran barunya sebagai gelandang tengah di timnas Indonesia.

Achmad menjalankan posisi barunya ini saat mendapatkan debut di timnas senior ketika bermain melawan Vietnam pada laga ketiga ASEAN Cup 2024 di Stadion Viet Tri, Minggu (15/12).

Ternyata, posisi ini tak terlalu asing bagi Achmad karena posisi ini pernah dimainkannya di timnas Indonesia U-20 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.

“Sebetulnya, saat masih bermain bersama timnas U-20 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023, saya awalnya masih bermain di posisi gelandang. Namun, saat gabung Arema FC, saya baru dipindah ke wingback,” kata Achmad setelah mengikuti latihan bersama timnas Indonesia di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (18/12).

“Jadi, ya tidak kaget saat diminta coach Shin Tae-yong bermain sebagai gelandang,” tambah dia.

Pada pembentukan tim U-20 untuk Piala Dunia U-20 2023, Achmad juga berada di bawah bimbingan pelatih asal Korea Selatan itu dengan mendapatkan 11 kali penampilan.

“Penyesuaian bersama coach Shin juga enggak sulit, soalnya sudah pernah lama bersama beliau, sekitar satu tahun lah. Jadi, enggak sulit buat adaptasi,” lanjutnya.

Peran ini dijalankan dengan baik oleh Achmad karena bermain 90 menit penuh, walaupun posisi utamanya adalah seorang bek kanan.

Sofascore mencatat Achmad membuat 43 sentuhan, 23 umpan dengan akurasi 61 persen, satu duel sukses, delapan kemenangan duel darat atau yang tertinggi bersama Asnawi Mangkualam, dan satu kemenangan duel udara.

Baca juga: Myanmar tempel ketat Indonesia setelah tumbangkan Laos 3-2

Dalam hal sapuan dan tekel, Achmad menjadi pemain kedua yang mencatatkan statistik terbanyak, yaitu empat sapuan dan tiga tekel.

Adapun pemain kelahiran Bandung itu mengatakan menit bermainnya di Arema FC juga sangat membantunya bermain solid melawan Vietnam.

Musim lalu, Achmad tampil 28 kali di Liga 1 Indonesia. Pada musim ini, ia bermain 11 kali sebagai starter dari 15 pertandingan yang dimainkan Singo Edan. Empat pertandingan yang ia lewatkan adalah empat pertandingan terakhir saat dirinya dipanggil tim nasional.

“Menit bermain yang saya dapat bersama Arema FC sangat membantu. Soalnya, tanpa menit bermain yang cukup, saya jadi tidak punya pengalaman. Apalagi kemarin lawannya Vietnam,” tutup pemain kelahiran 24 April 2003 tersebut.

Baca juga: Timnas Indonesia mulai berlatih jelang laga lawan Filipina

Baca juga: Klasemen Grup B: Laos gugur, Indonesia diuntungkan

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *