Kemendes: Akademi Desa tingkatkan literasi digital menuju desa cerdas

Kemendes: Akademi Desa tingkatkan literasi digital menuju desa cerdas

  • Selasa, 17 Desember 2024 17:06 WIB
Kemendes: Akademi Desa tingkatkan literasi digital menuju desa cerdas
Tenaga Ahli BPI Kemendes PDT Dwi Winarno menjelaskan tentang platform Akademi Desa yang berbasis video daring di Badung, Bali, pada Senin (16/12/2024) malam. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Badung, Bali (ANTARA) – Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyatakan bahwa platform Akademi Desa yang berbasis video daring atau online video platform (OVP) dapat meningkatkan literasi digital menuju desa cerdas.

“Memang ini (Akademi Desa) pada akhirnya sesuai dengan narasi besar kementerian, soal pentingnya literasi digital bagi masyarakat desa. OVP ini juga bagian dari literasi digital masyarakat desa, di mana orang bisa memanfaatkan media, perangkat, ponsel dan lain-lain dengan tujuan untuk memperkuat literasi digital,” kata Tenaga Ahli BPI Kemendes PDT Dwi Winarno saat ditemui di Badung, Bali, Senin (16/12) malam.

Dwi menegaskan, literasi digital tidak bisa dimaknai sekadar membaca teks, tetapi kemampuan membaca dan menyebarkan informasi dalam bentuk apapun, termasuk audio-visual.

“Literasi digital ini jangan dimaknai hanya sekedar membaca teks, kalau literasi dimaknai hanya teks kan jadi keliru. Nah, ini dimaknai juga sebagai membaca yang sifat atau bentuknya adalah audio-visual untuk mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru dan membagikan kepada orang banyak,” ujar dia.

Baca juga: BPI Kemendes-ITB permudah akses air bersih bagi warga Misool Timur

Baca juga: ITB siap terus berkolaborasi majukan Indonesia lewat teknologi di desa

Menurutnya, jika dibandingkan dengan media sosial, OVP memiliki beberapa keunggulan, di antaranya dapat meningkatkan fokus pembaca karena menampilkan video-video tentang praktik baik desa secara menyeluruh dan tidak memotong bagian-bagian tertentu saja seperti di media sosial.

“Kalau media sosial itu kan biasanya hanya mempartisi bagian-bagian yang dianggap menarik oleh publik, sehingga seringkali memang durasinya menjadi pendek dan pemahaman orang jadi tidak utuh. Nah memang ada kelemahan dan kelebihan, kelebihannya OVP ini dari sisi durasi lebih panjang dan orang jadi lebih banyak tahu secara utuh,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa OVP tidak membatasi penggunaan alat dan membuka peluang bagi penggunanya untuk saling belajar guna meningkatkan kapasitas masing-masing.

“Kadang-kadang karena masih produksi video pembelajaran, jadi orang belum terlalu bisa memilih mana yang perlu dipotong atau enggak, jadi karena ini sarana latihan, enggak semua orang langsung bisa jadi ahli. Mereka yang masih amatir, kalau isi kontennya mengandung video pembelajaran, itu tetap bisa diterima oleh admin, karena enggak semua profesional yang buat,” paparnya.

Sebelumnya, Kemendes PDT menargetkan pada 2025 seluruh desa di Indonesia yang berjumlah sebanyak 75.265 desa dapat bertransformasi menjadi desa digital.

“Jadi, targetnya tahun depan adalah 75.265 desa itu mengandalkan APBDes-nya untuk desa digital,” kata Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kemendes PDT Ivanovich Agusta saat menutup kegiatan Workshop Exit Strategy Desa Cerdas di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/11).

Target yang ditetapkan itu sejalan pula dengan amanat dari Undang-Undang Nomor 62 Tahun 2024 tentang APBN Tahun 2025 yang mengatur bahwa penggunaan dana desa, di antaranya diprioritaskan untuk pemanfaatan teknologi informasi dalam percepatan keberadaan Desa Digital.

Desa Digital merupakan nomenklatur yang sama dengan Desa Cerdas, sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 55 Tahun 2024.*

Baca juga: Kemendes-ITB percepat pencapaian SDGs Desa berbasis TTG di 60 desa

Baca juga: Kemendes PDT: Kebijakan Afirmasi berdayakan orang rimba

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *