
Mendes PDT harap WES Desa Cerdas hadirkan rekomendasi hebat
- Selasa, 10 Desember 2024 23:50 WIB

Pelaksanaan Workshop Exit Strategy (WES) Desa Cerdas dapat menghadirkan rekomendasi-rekomendasi yang hebat dalam membantu perwujudan digitalisasi di desa
Serang (ANTARA) – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengharapkan pelaksanaan Workshop Exit Strategy (WES) Desa Cerdas dapat menghadirkan rekomendasi-rekomendasi yang hebat dalam membantu perwujudan digitalisasi di desa.
“Nah itu mungkin harapan saya melalui forum ini, mudah-mudahan nanti akan lahir rekomendasi informasi yang hebat,” kata Yandri saat memberikan sambutan sekaligus membuka Workshop Exit Strategy Desa Cerdas di Serang, Banten, Selasa malam.
Ia pun meminta agar rekomendasi itu nantinya disampaikan kepada dirinya sehingga dapat dikomunikasikan dengan para pihak terkait untuk ditindaklanjuti.
“Tolong sampaikan kepada kami nanti dan insya Allah saya akan komunikasi dengan para pihak untuk kemajuan desa-desa di Indonesia,” kata dia.
Diketahui Desa Cerdas merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Program tersebut memiliki enam pilar, yaitu Masyarakat Cerdas, Ekonomi Cerdas, Tata Kelola Cerdas, Lingkungan Cerdas, Kehidupan Cerdas, dan Mobilitas Cerdas.
Di tahun 2024 yang menjadi terakhir implementasi program tersebut, Kemendes PDT tengah menyiapkan exit strategy Program Desa Cerdas untuk memastikan keberlanjutannya dalam berkontribusi mempercepat digitalisasi di desa-desa di seluruh Indonesia.
“Exit strategy dalam konteks Program Desa Cerdas merujuk pada rencana atau strategi usai berakhirnya keterlibatan pihak pendukung. Exit strategy bertujuan untuk memastikan bahwa desa atau komunitas dapat mengelola dan melanjutkan program secara mandiri setelah dukungan eksternal berakhir atau berganti dengan menggunakan anggaran lainnya, seperti APBN.
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kemendes PDT Ivanovich Agusta, Undang-Undang Nomor 62 Tahun 2024 tentang APBN Tahun 2025 telah mengatur bahwa penggunaan dana desa, di antaranya diprioritaskan untuk pemanfaatan teknologi informasi dalam percepatan keberadaan desa digital. Desa digital merupakan nomenklatur yang setara dengan Desa Cerdas, sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 55 Tahun 2024.
Ia mengharapkan “exit strategy” yang dihasilkan dalam workshop itu mampu memastikan desa yang telah mengikuti Program Desa Cerdas dapat berkontribusi mempercepat digitalisasi di Indonesia.
“Proyek Percontohan Desa Cerdas berlangsung sejak tahun 2020 dan hingga berakhir pada tahun 2024 ini mendampingi 3.000 Desa Cerdas yang diajukan oleh pemerintah daerah,” kata Ivan.
Baca juga: Mendes Yandri harap Desa Cerdas berkontribusi kawal dana desa
Baca juga: Mendes: Transformasi seluruh desa jadi Desa Cerdas harus dikawal
Baca juga: Kemendes: WES Desa Cerdas strategis bantu desa bangun Indonesia
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Kemendes targetkan seluruh desa bertransformasi jadi desa digital
- 30 November 2024
Wamendes PDT minta Desa Cerdas bantu percepatan pembangunan
- 28 November 2024
Kemendes siapkan “exit strategy” Desa Cerdas percepat digitalisasi
- 28 November 2024
Kemendes: Desa cerdas sumbangsih dari desa terhadap Astacita
- 28 November 2024
Rekomendasi lain
Format Liga Europa UEFA untuk musim 2024/2025
- 21 Agustus 2024
Keutamaan dan manfaat puasa sunnah Senin Kamis
- 21 Juli 2024
Profil Jennifer Lopez dan kaitannya dengan P Diddy
- 3 Oktober 2024
Segini besaran dana untuk siswa penerima PIP Desember 2024
- 4 Desember 2024
Daftar aplikasi investasi saham terdaftar dan diawasi OJK
- 8 Agustus 2024
Berapa jam perbedaan WIB, WITA, dan WIT? Ini penjelasannya
- 9 Oktober 2024
Cara dan manfaat cek IMEI di Kemenperin
- 8 Agustus 2024
Biaya pembuatan paspor naik Desember 2024, ini rinciannya
- 28 Oktober 2024