KPU Jaksel sebut sosialisasi dorong partisipasi pemilih sudah maksimal

Pilkada 2024

KPU Jaksel sebut sosialisasi dorong partisipasi pemilih sudah maksimal

  • Senin, 9 Desember 2024 10:03 WIB
KPU Jaksel sebut sosialisasi dorong partisipasi pemilih sudah maksimal
Ilustrasi – Seorang pemilih pemula, Arsa (kanan), menggunakan hak suaranya untuk pertama kali di TPS 066, Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan pada Rabu (14/2/2024). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti.

Kita sudah maksimal dalam menjalankan sosialisasi, tapi memang partisipasi masyarakat agak kurang

Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Selatan menyebut upaya sosialisasi untuk mendorong partisipasi pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta sudah maksimal yang dilaksanakan sejak Rabu (27/11).

“Kita sudah maksimal dalam menjalankan sosialisasi, tapi memang partisipasi masyarakat agak kurang,” kata Ketua KPU Jakarta Selatan Taqiyuddin saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Baca juga: Warga Jakarta ingin gubernur baru segera bekerja

Taqiyuddin mengatakan berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat kota, angka partisipasi pemilih Pilkada di Jakarta Selatan hanya mencapai 59 persen.

Angka ini dihitung dari jumlah pengguna hak pilih atau partisipasi pemilih di Jakarta Selatan sebanyak 1.046.480 pemilih.

Baca juga: KPU DKI: Rekapitulasi sah meski saksi paslon 1 dan 2 tak tanda tangan

Sementara, Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada DKI di Jakarta Selatan sebanyak 1.748.961 pemilih yang terdiri atas 855.957 laki-laki dan 893.004 perempuan.

Lebih lanjut, menurut dia, ada banyak faktor mengapa pemilih menjadi golongan putih (golput) namun semua kembali lagi kepada hak mereka untuk memberikan suaranya di pilkada.

“Tugas sebetulnya bagian dari keputusan pemilih. Keputusan pemilih setelah kita sosialisasikan, kita informasikan tentang tahapan-tahapan Pilkada, masyarakat mau menggunakan hak pilihnya di hari H, itu bagian dari pilihan-pilihan masyarakat,” jelasnya.

Dengan demikian, KPU Jakarta Selatan terus berupaya memaksimalkan sosialisasi terkait Pilkada. Namun semua kembali lagi kepada kesadaran masyarakat menjadi penentu jumlah partisipasi pemilih.

Baca juga: KPU DKI gandeng berbagai pihak evaluasi rendahnya partisipasi pilkada

Angka partisipasi pemilih pada pilkada Jakarta 2024 tercatat hanya mencapai sekitar 4,3 juta suara.

Sementara jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 8,2 juta. Dalam artian, partisipasi pemilih ada di angka 53,05.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno atau Si Doel meraih suara terbanyak dalam Pilkada Jakarta 2024 yakni 2.183.239 suara.

Pram-Doel dinyatakan mendapatkan suara terbanyak yakni 2.183.239 suara, sementara paslon lainnya yakni nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mendapatkan 1.718.160 suara. Di posisi ketiga paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana meraih 459.230 suara.

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Lapangan Padel Tak Berizin Kembali Disegel, Kini di Jagakarsa

    Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melalui Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) kembali menyegel lapangan padel tak berizin. Terbaru, lapangan padel yang disegel…

    PN Jakpus Gelar Konstatering Jelang Eksekusi Hotel Sultan, 9 Titik Lahan Diukur

    Jakarta – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat melaksanakan konstatering atau pencocokan tanah sengketa Hotel Sultan. Sebanyak sembilan titik dilakukan pengukuran. “Kami akan melakukan peninjauan ke lapangan terhadap eks SHGB 26…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *