
Apple berhasil ajukan banding atas putusan antimonopoli Brazil
- Minggu, 8 Desember 2024 10:01 WIB

Jakarta (ANTARA) – Apple telah berhasil mengajukan banding atas keputusan antimonopoli di Brazil, yang akan memaksa Cupertino, Kota di Amerika Serikat (AS) yang terkenal sebagai rumah bagi raksasa teknologi Apple Inc, untuk menghadirkan opsi sideload aplikasi dan pembayaran aplikasi pihak ketiga di App Store untuk pengguna iOS lokal.
Seorang hakim federal membatalkan tuntutan regulator Brazil, CADE (Conselho Administrativo de Defesa Economica) dan permintaannya terhadap praktik anti-persaingan usaha Apple, dengan menganggap tuntutan regulator tersebut “tidak proporsional dan tidak perlu”, lapor GSMarena, Jumat (6/12).
Sesuai dengan tuntutan yang disampaikan bulan lalu, Apple memiliki waktu 20 hari untuk memenuhi permintaan regulator Brazil, atau akan dikenakan denda sebesar 43.000 dolar AS (Rp682,2 juta) per hari.
Baca juga: Apple hadapi gugatan senilai 1 miliar dolar AS di Inggris
Regulator juga menuntut agar Apple mengizinkan pengembang untuk menautkan ke situs web eksternal untuk pembayaran atau membiarkan semua pengembang menangani pembayaran ini sendiri.
Apple sebelumnya telah melakukan perubahan serupa pada unduhan aplikasi dan opsi pembayarannya di AS, Uni Eropa, Korea Selatan, dan Jepang.
CADE sekarang dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut dan diharapkan untuk segera melakukannya, yang berarti ini bukanlah contoh terakhir dalam pertarungan hukum yang sedang berlangsung.
Baca juga: Spotify minta Uni Eropa menindak Apple atas praktik antikompetisi
Sebelumnya, CADE memutuskan bahwa Apple harus mencabut pembatasan terkait metode pembayaran untuk pembelian dalam aplikasi.
Langkah ini diambil seiring dengan proses investigasi terhadap keluhan yang diajukan oleh raksasa e-commerce Amerika Latin, MercadoLibre.
Keluhan yang diajukan oleh MercadoLibre pada 2022 di Brazil dan Meksiko menuduh Apple menerapkan serangkaian pembatasan terhadap distribusi barang digital dan pembelian dalam aplikasi.
Baca juga: Pengembang Fortnite tuduh Apple lakukan monopoli
Tuduhan tersebut mencakup larangan aplikasi mendistribusikan barang dan layanan digital pihak ketiga seperti film, musik, video game, buku, dan konten tertulis.
MercadoLibre juga mengkritik kebijakan Apple yang mewajibkan pengembang aplikasi untuk menggunakan sistem pembayaran milik Apple dalam aplikasi mereka dan melarang pengembang mengarahkan pembeli ke situs web mereka sendiri.
Baca juga: Google & Apple diselidiki atas tuduhan anti persaingan di Meksiko
Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Google & Apple diselidiki atas tuduhan anti persaingan di Meksiko
- 11 September 2022
Pengembang Fortnite tuduh Apple lakukan monopoli
- 21 September 2020
Apple divonis, e-book belum tentu murah
- 11 Juli 2013
Rekomendasi lain
Lirik lagu Oasis “Stand By Me” tentang dukungan saat masa sulit
- 18 September 2024
Kumpulan perusahaan milik Prabowo Subianto
- 29 Juli 2024
Profil Dokter Jihan Nurlela, cawagub Lampung dalam Pilkada 2024
- 7 September 2024
Cara cek battery health di iPhone dan android
- 16 Juli 2024
Arti masyaallah tabarakallah dan cara menulisnya
- 30 Juli 2024
Syarat dan cara memperbarui Kartu Keluarga
- 19 Agustus 2024
Gaji dan tunjangan anggota Bawaslu, segini besarannya!
- 24 Oktober 2024