Kemlu RI bentuk Ditjen baru untuk pacu kerja sama ekonomi-pembangunan

Kemlu RI bentuk Ditjen baru untuk pacu kerja sama ekonomi-pembangunan

  • Kamis, 5 Desember 2024 16:03 WIB
Kemlu RI bentuk Ditjen baru untuk pacu kerja sama ekonomi-pembangunan
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Rolliansyah Soemirat menyampaikan pernyataannya dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (5/12/2024). (ANTARA/Nabil Ihsan)

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa pembentukan Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan merupakan upaya untuk memacu kerja sama dan hubungan ekonomi di tingkat internasional.

“Pembentukan Ditjen baru menunjukkan bahwa terdapat keperluan untuk memberikan perhatian khusus pada masalah hubungan ekonomi dan kerja sama pembangunan internasional,” kata Juru Bicara Kemlu RI Rolliansyah Soemirat dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, Ditjen baru tersebut merupakan upaya Kemlu menjawab tantangan global dan membantu melaksanakan visi dan misi Presiden RI Prabowo Subianto melalui penguatan kerja sama ekonomi dan pembangunan.

Ditjen baru tersebut diresmikan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 150 tahun 2024 tentang Kementerian Luar Negeri yang diteken Presiden Prabowo pada 5 November lalu, ucap Roy.

Atas pembentukan unit kerja baru ini, Kemlu RI masih mematangkan mekanisme, peraturan turunan, dan personel yang akan menjalankan Ditjen tersebut melalui koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), kata Roy.

Baca juga: Kemlu sepakati dua kerja sama, dukung diplomasi ekonomi Indonesia

Ia mengatakan, unit kerja baru tersebut merupakan pemulihan dari unit khusus dengan tugas serupa yang pernah ada di Kemlu RI hingga awal dasawarsa 2000-an sebelum dilebur.

Pembentukan Ditjen baru ini merupakan hasil dari evaluasi menyeluruh terkait struktur unit Kemlu RI. Masih terbuka pula kemungkinan unit kerja Kemlu RI yang ada akan dilebur ke Ditjen baru itu, kata Roy menambahkan.

Pembentukan direktorat jenderal baru tersebut sebelumnya disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI pada Senin (2/12) lalu.

“Kami membentuk suatu direktorat jenderal baru, yaitu Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan yang nantinya juga akan menangani hubungan ekonomi dengan negara-negara tetangga,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa direktorat tersebut dibangun dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinkronisasi hubungan luar negeri RI dalam aspek kerja sama ekonomi, sebab sejumlah mekanisme dan proses ujungnya melibatkan Kemlu RI.

Baca juga: BI dan Kemlu RI perkuat kerja sama diplomasi ekonomi internasional

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Hakim AS berpihak pada New York Times yang menentang kebijakan jurnalisme Pentagon

    Seorang hakim federal di Amerika Serikat setuju untuk menghalangi pemerintahan Presiden Donald Trump dalam menerapkan kebijakan yang membatasi akses berita ke Pentagon. Keputusan yang diambil pada hari Jumat berpihak pada…

    Hore! Naik TransJ, MRT, LRT Hari Ini Cuma Bayar Rp 1

    Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan tarif Rp 1 bagi moda transportasi umum selama Lebaran. Sejumlah transportasi itu yakni Transjakarta, MRT, LRT Jakarta, dan LRT Jabodebek. Penerapan tarif Rp…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *