Cek fakta, Hendrar Prihadi sebut indeks Pembangunan Kebudayaan Jawa Tengah rendah

Anti Hoax

Cek fakta, Hendrar Prihadi sebut indeks Pembangunan Kebudayaan Jawa Tengah rendah

  • Minggu, 24 November 2024 19:02 WIB
Cek fakta, Hendrar Prihadi sebut indeks Pembangunan Kebudayaan Jawa Tengah rendah
Arsip – Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut satu Andika Perkasa (kiri) bersama Hendrar Prihadi (kanan) menyapa simpatisan pendukungnya saat mengikuti debat publik kedua Pilgub Jawa Tengah 2024 di MAC Ballroom, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (10/11/2024). Debat publik kedua tersebut berfokus pada tema Pengembangan Berkelanjutan: Membangun Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jawa Tengah dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Meningkatkan Hidup Masyarakat. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/YU

Jakarta (ANTARA/JACX) – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah nomor urut satu Hendrar Prihadi menyebut Jawa Tengah mempunyai Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) yang rendah yaitu pada angka 46,35.

“Indeks Pembangunan Kebudayaan Jawa Tengah rendah cenderung turun. Mohon maaf, angkanya 46,35,” kata Hendi dalam debat ketiga Pilkada Jawa Tengah yang bertemakan “Membangun Sosial Budaya, Pendidikan, Kesehatan, dan Perlindungan untuk Masyarakat yang Sejahtera dan Toleran” yang diselenggarakan pada Rabu (20/11/2024) malam.

Namun, benarkah Jawa Tengah mempunyai IPK yang rendah dengan angka 46,35?

Skor Indeks pembangunan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Menurut Dimensi. (Kemendikbud)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran ANTARA, data yang dirilis oleh Kemendikbud, Bappenas, dan Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Tengah tidak pernah memiliki nilai Indeks pembangunan kebudayaan (IPK) di bawah 50 persen sejak 2018-2023.

Penilaian Indikator IPK terdiri dari tujuh dimensi dengan total 31 indikator, yaitu dimensi ekonomi budaya (satu indikator), dimensi pendidikan (enam indikator), dimensi ketahanan sosial budaya (delapan indikator), dimensi warisan budaya (enam indikator), dimensi ekspresi budaya (empat indikator), dimensi budaya literasi (tiga indikator), dan diimensi gender (tiga indikator).

Angka 46,35 adalah nilai skor IPK tingkat provinsi menurut dimensi ekspresi budaya pada 2023. Sementara nilai IPK Jawa Tengah pada 2023 adalah 60,89.

Baca juga: Indeks Pembangunan Kebudayaan bisa meningkat lewat silat, sebut dirjen

Baca juga: Kemendikbudristek: Pemajuan kebudayaan berdampak pada ekonomi

Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Motif Emak-emak di Makassar Bakar Toko Emas-Curi Perhiasan karena Terlilit Utang

    Jakarta – Emak-emak berinisial SU (41) nekat mencuri perhiasan senilai Rp 2 miliar dari toko emas di Makassar, Sulawesi Selatan, karena terlilit utang. Pelaku lebih dulu membakar toko emas tersebut…

    KPK Usut Jabatan Komisaris Mulyono di 12 Perusahaan Terkait Suap Pajak

    Jakarta – Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono, diduga menjabat komisaris di 12 perusahaan. Tim penyidik KPK tengah mengusut adanya dugaan suap yang diterima Mulyono dengan jabatannya tersebut.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *