KAI angkut 344.328.157 penumpang KA PSO hingga Oktober

KAI angkut 344.328.157 penumpang KA PSO hingga Oktober

  • Rabu, 20 November 2024 23:49 WIB
KAI angkut 344.328.157 penumpang KA PSO hingga Oktober
Arsip foto – Penumpang kereta api di Stasiun Semarang Tawang. ANTARA/Harianto

Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total volume penumpang sebanyak 344.328.157 orang yang telah diangkut melalui kereta api Public Service Obligation (PSO) yang diberikan oleh pemerintah, selama periode Januari hingga Oktober 2024.

“Dari Januari hingga Oktober 2024 KAI Group berhasil melayani 344.328.157 Penumpang KA PSO,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba di Jakarta, Rabu.

Jumlah tersebut terdiri dari 13.873.317 penumpang yang dikelola KAI (KA JJ, KA Lokal dan KA Perintis), 309.694.220 penumpang dikelola KAI Commuter, 16.858.617 penumpang LRT Jabodebek dan 3.902.003 penumpang dikelola KAI Bandara.

“Tren positif terlihat pada penumpang KA JJ dimana dari Januari hingga Oktober 2024, KA PSO Jarak Jauh berhasil melayani 9.220.024 penumpang atau meningkat 9,8 persen dibanding 2023 periode yang sama yaitu 8.394.494 penumpang,” ujarnya.

Baca juga: Kemenhub dan KAI tandatangani perjanjian PSO LRT Jabodebek 2023

Baca juga: KAI teken kontrak PSO-Subsidi KA Perintis 2023 senilai Rp2,67 triliun

Anne menuturkan bahwa KAI terus menunjukkan komitmen dalam melayani masyarakat melalui penugasan PSO yang diberikan oleh pemerintah.

Penugasan itu mencakup pengoperasian kereta api yang memberikan tarif terjangkau bagi masyarakat baik untuk angkutan penumpang maupun barang pada momen tertentu.

“Sebagai operator transportasi publik, KAI terus memastikan bahwa layanan PSO dapat menjangkau masyarakat luas dengan tetap memperhatikan standar pelayanan minimum (SPM) yang ditetapkan pemerintah,” tuturnya.

KAI juga berkolaborasi dengan KAI Logistik dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA Kemenhub) dalam menjalankan program Angkutan Motor Gratis (Motis) pada momen-momen tertentu yaitu KA Motis Natal dan tahun baru (Pasar Senen–Lempuyangan pergi-pulang/PP).

Selanjutnya, Motis Lebaran jalur Selatan (Madiun–Jakarta Gudang PP), Motis Lebaran jalur Tengah (Kutoarjo–Jakarta Gudang PP) dan Motis Lebaran jalur Utara (Semarang Tawang–Cilegon PP).

Anne menambahkan bahwa penugasan PSO bukan hanya soal menyediakan aksesibilitas transportasi yang lebih baik, tetapi juga bagian dari upaya mengurangi biaya transportasi masyarakat dan mendorong perubahan gaya bertransportasi ke arah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

KAI juga berkomitmen menjalankan penugasan PSO dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Melalui layanan KA PSO, KAI ingin mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik untuk mengurangi kemacetan dan polusi,” tutur Anne.

Ke depan, kata Anne, KAI Group akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan transportasi publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan ekosistem transportasi terbaik dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.*

Baca juga: BPK nilai wajar pelaksanaan PSO oleh PT KAI

Baca juga: KAI teken kontrak PSO KA Ekonomi dan Subsidi KA Perintis Tahun 2022

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *