
Solusi tiga cagub kurangi polusi di Jakarta
- Senin, 18 November 2024 01:09 WIB

Cagub nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) dalam debat ketiga Pilkada DKI Jakarta, Minggu malam, berjanji akan membangun hunian di tengah kota sebagai salah satu solusi untuk mengurangi polusi di kota ini.
“Kami akan memperbanyak hunian di tengah kota dan memperbanyak ruang kerja di pinggiran kota sehingga ada alternatif warga untuk tinggal bekerja berekreasi di jarak yang dekat dan mengurangi pergerakan, otomatis polusi insya Allah akan berkurang,” katanya.
Pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) itu juga akan menanam tiga juta pohon, diambil dari anggaran Rp1 miliar, per satu RW sebagian penghijauan yang dilakukan serentak di 2.700 RW.
“RIDO siap berkomitmen menurunkan suhu dua derajat, menurunkan polusi cukup signifikan tidak hanya di jalan tapi juga di atap gedung sehingga efek rumah kaca bisa dikurangi,” katanya.
Di sisi lain, pasangan RIDO juga akan memperluas cakupan transportasi Jaklingko untuk masyarakat Jakarta. Selain itu, memberikan insentif ke pengemudi ojek online untuk bisa beralih dari motor BBM ke motor listrik.
Sementara itu, cagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun menyiapkan delapan langkah menjadikan Jakarta sebagai kota hijau dengan emisi rumah kaca yang rendah.
Langkah pertama yang dilakukan, yakni mengurangi kemacetan dengan teknologi tanpa lampu merah di jalanan.
Kemudian memprioritaskan transportasi umum sebagai sarana transportasi publik di Jakarta serta menyiapkan energi terbarukan seperti biodiesel mandiri yang terbuat dari rumput laut, nipah dan bakau untuk bahan bakar ramah lingkungan.
Selanjutnya melakukan pembinaan masyarakat yang dilakukan langsung dari tim ekonomi adab yang telah dipersiapkan oleh pemerintah daerah.
Kemudian mempersiapkan arsitek yang tepat dalam melakukan pembangunan dan mengurangi penggunaan listrik dalam kehidupan.
Pihaknya juga akan mengoptimalkan penanaman atau pemeliharaan mangrove yang diintegrasikan dengan teknologi adab yang disiapkan pemerintah daerah.
Sedangkan cagub nomor urut 3 Pramono Anung siap membangun area parkir kendaraan pribadi yang berada di dekat sarana transportasi publik (park and ride) berjarak 500 meter dari rumah warga untuk mengurangi kemacetan.
Upaya ini sekaligus untuk mengurangi emisi karbon akibat gas buang kendaraan bermotor di Jakarta.
“Untuk 500 meter dari rumah masing-masing yang tinggal di Jabodetabek dan semuanya, kami akan buatkan 'park and ride' sehingga ada kepastian,” katanya.
Baca juga: Solusi kurangi polusi, RIDO akan bangun hunian di tengah kota
Ia juga akan memperluas rute JakLingko sehingga bisa terkoneksi dengan transportasi umum lainnya dan memudahkan mobilitas masyarakat.
Dia menekankan tujuan dari menghubungkan fasilitas dengan transportasi publik menjadi dekat sebagai langkah untuk mengubah gaya hidup masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan.
“Paling utama bagi saya mengubah gaya hidup (lifestyle) masyarakat dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Kemudian, dia juga menyebutkan kembali ambisinya untuk menggratiskan 15 golongan masyarakat untuk bisa menaiki transportasi publik seperti Transjabodetabek, MRT dan LRT.
Baca juga: Visi misi tiga cagub-cawagub Jakarta atas masalah lingkungan perkotaan
Baca juga: Penanggulangan polusi dan kemacetan di Jakarta bisa dengan WFH
Baca juga: Pramono-Bang Doel bakal buka taman di Jakarta selama 24 jam
Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Dharma-Kun: Stop impor dokter asing!
- 7 jam lalu