
Panduan bagi orang tua ketahui pola makan anak yang bahayakan jantung
- Senin, 4 November 2024 07:03 WIB

Sebagaimana dilaporkan oleh Hindustan Times para Minggu (3/11), Akademi Pedriatik Amerika Serikat (AAP) memberikan rekomendasi bahwa kurang dari 30 persen dari total kalori pada anak-anak usia di atas dua tahun harus berasal dari lemak.
Anak-anak yang lebih muda tidak boleh menjalankan diet rendah lemak. Kecuali mereka mendapatkan saran dari dokter.
Baca juga: Penyakit jantung ancam generasi muda, skrining kesehatan jadi kunci
Ada beberapa tanda-tanda yang dapat orang tua ketahui apabila pola makan anak dapat membahayakan jantung:
1. Fasilitas kesehatan menyatakan kekhawatirannya atas Indeks Berat Massa (BMI) anak yang persentil pertumbuhannya tidak sesuai dengan usia. Misalnya, jika BMI meningkat atau anak secara konsisten berada dalam kategori obesitas.
2. Anak tampak sesak napas saat melakukan aktivitas normal
3. Anak mengeluh nyeri dada dan jantung terasa berdebar-debar
4. Anak mengalami pusing atau pingsan
5. Kaki atau pergelangan kaki anak mengalami bengkak
Baca juga: Kelainan jantung janin bisa dideteksi pada trimester pertama kehamilan
Konsultan Neonatologi sekaligus Dokter Spesialis Anak di Cloudnine Group of Hospitals, Dr. Lakshmy Menon melalui wawancara dengan HT Lifestyle mengatakan, pilihan yang dibuat oleh seseorang untuk anak dapat membantu menentukan kesehatan jantung mereka saat dewasa.
“Ibu disarankan untuk menyusui secara eksklusif selama enam bulan dan selanjutnya terus menyusui jika memungkinkan setidaknya hingga satu tahun. Memperkenalkan makanan pendamping atau makanan pendamping ASI biasanya dilakukan pada usia enam bulan kecuali dokter menyarankan sebaliknya,” katanya di Bellandur, Bengaluru.
Menurut Menon, memperkenalkan berbagai kelompok makanan dalam urutan yang benar dan mengendalikan ukuran porsinya dapat membantu menjaga kesehatan anak.
Baca juga: Hari Jantung Sedunia momentum edukasi tentang penyakit jantung anak
Kemudian memahami tanda-tanda lapar dan kenyang serta membantu anak memahami hal yang sama dan menghargai saat anak tidak mau makan, penting untuk mengembangkan kebiasaan makan yang sehat.
Dalam hal ini, orang tua dapat memperkenalkan konsep “Piringku” untuk membantu anak memiliki waktu makan yang terstruktur dan bisa fokus pada makanannya.
Konsep “Piringku” terdiri atas lima kategori makanan, yaitu:
1. Biji-bijian utuh
Misalnya seperti gandum, beras, tepung jagung, millet pun termasuk di dalamnya. Pastikan setidaknya setengah biji-bijian yang dikonsumsi keluarga berupa biji-bijian utuh.
2. Sayuran
Gunakan campuran sayuran berwarna hijau, merah atau kuning dan gunakan sayuran berdasarkan musimnya untuk mengoptimalkan asupan gizi anak. Setidaknya setengah dari piring harus berisi sayuran.
3. Buah
Satu porsi buah untuk dimasukkan dalam makanan harian. Variasikan sesuai musim, AAP tidak merekomendasikan jus buah untuk anak-anak di atas satu tahun dan membatasinya hingga empat ons antara satu sampai tiga tahun.
4. Produk susu
Misalnya seperti dadih (susu fermentasi) atau susu murni atau paneer juga termasuk dalam menu ini.
5. Protein
Bisa vegetarian atau non-vegetarian. Sumber non-vegetarian termasuk daging tanpa lemak atau telur dan sumber nabati termasuk kacang-kacangan, kacang polong, buncis, dan lain-lain.
Baca juga: Usia kehamilan 18-22 minggu waktu ideal untuk deteksi PJB pada janin
Tidak ada porsi minyak atau mentega murni dari susu sapi, kerbau atau unta (ghee), tetapi mungkin digunakan untuk persiapan dan secukupnya.
Total kalori menurut Indian Council of Medical Research (ICMR) adalah sekitar 2000kkal per hari untuk anak tanpa kondisi medis. Jumlahnya dapat bervariasi menurut aktivitas yang dilakukan dan usia.
Baca juga: Kemenkes: Tidak ada tren peningkatan penyakit jantung bawaan pada bayi
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Beberapa cara jaga kesehatan jantung saat olahraga lari
- 1 November 2024
Berdiri terlalu lama berkaitan dengan risiko penyakit jantung
- 18 Oktober 2024
Dokter jelaskan usia ideal anak untuk operasi penyakit jantung bawaan
- 27 September 2024
Kelainan jantung janin bisa dideteksi pada trimester pertama kehamilan
- 27 September 2024
Kemenkes kembangkan skrining di Puskesmas guna cegah penyakit jantung
- 23 September 2024
Mana yang lebih sehat rokok elektrik atau konvensional
- 18 September 2024
RSUD RAT Kepri lakukan 114 kali pemasangan ring jantung sepanjang 2024
- 16 September 2024
Menkes resmikan operasi by pass jantung dan sistem saraf di RSUD Kepri
- 15 September 2024
Dampak endometriosis pada kesehatan kardiovaskular wanita
- 4 September 2024
BPJS Kesehatan tekankan pentingnya deteksi dini penyakit
- 28 Agustus 2024