IDI: Masyarakat penting belajar pijat jantung, ini alasannya

IDI: Masyarakat penting belajar pijat jantung, ini alasannya

  • Senin, 4 November 2024 23:57 WIB
IDI: Masyarakat penting belajar pijat jantung, ini alasannya
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mohammad Adib Khumaidi saat memberi keterangan. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Yang jelas harus mengenali gejala dan langkah utama menangani awal bagi penderita dan orang di lingkungan sekitar penderita jantung yang akan menangani ini

Bandarlampung (ANTARA) – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mohammad Adib Khumaidi mengatakan pembelajaran pijat jantung kepada masyarakat secara umum penting dilakukan untuk penanganan utama kasus kegawatdaruratan jantung.

“Pemahaman mengenai serangan jantung memang harus diedukasi kembali kepada masyarakat. Kadang gejala awalnya seperti yang dikenal luas oleh masyarakat dengan masuk angin atau angin duduk,” ujar Mohammad Adib Khumaidi di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan edukasi mengenai penanganan awal serangan jantung kepada masyarakat penting dilakukan, salah satunya dengan melakukan pijat jantung.

Baca juga: Penderita aritmia disarankan tidak melakukan pijat di leher

“Yang jelas harus mengenali gejala dan langkah utama menangani awal bagi penderita dan orang di lingkungan sekitar penderita jantung yang akan menangani ini. Maka pengajaran berkaitan pertolongan pertama ini penting dipahami, seperti melakukan pijat jantung bagi masyarakat awam,” katanya.

Dia melanjutkan dengan diajarinya masyarakat umum melakukan pijat jantung, menjadi salah satu cara mengatasi gejala awal jantung dan mencegah penambahan angka kematian yang diakibatkan oleh jantung.

“Peran orang-orang terdekat penting sekali, sebab yang bisa menolong saat terjadi serangan jantung adalah orang terdekat. Kemudian terkait sistem peringatan dini terhadap penyakit jantung pun harus dipahami masyarakat,” ucap dia.

Baca juga: Berkaca dari Markis Kido, cara menolong orang serangan jantung

Menurut dia, sistem peringatan dini akan serangan jantung dapat dilakukan dengan melaporkan langsung kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) ataupun ke rumah sakit terdekat.

“Selain itu dari hulunya yakni dengan kesadaran masyarakat menjaga gaya hidup sehat juga penting dilakukan. Maka kami mendorong para dokter memperbanyak edukasi kepada masyarakat, bisa melalui media sosial atau berbagai saluran informasi lainnya,” kata Mohammad Adib Khumaidi.

Ia mengatakan makin banyak edukasi mengenai kesehatan dilakukan, maka makin besar juga jumlah masyarakat yang peduli akan kesehatannya.

Baca juga: Tips lakukan pijat saat bantu orang henti jantung
 

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *