
Anggota P2BK Parakansalak alami kecelakaan saat evakuasi pohon tumbang
- Senin, 4 November 2024 00:04 WIB

Kecelakaan yang dialami relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi ini saat tengah mengeksekusi batang pohon yang tumbang
Sukabumi, Jabar (ANTARA) – Anggota Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak Jujun Juaeni (57) warga Kampung Cisarandi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami kecelakaan saat melakukan penanganan atau mengevakuasi pohon tumbang di Kampung Kebonmuncang, Minggu.
“Kecelakaan yang dialami relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi ini saat tengah mengeksekusi batang pohon yang tumbang di Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak,” kata Camat Parakansalak Rukman Taufik di Sukabumi, Minggu.
Informasi yang dihimpun dari beberapa saksi, kejadian ini berawal saat korban melakukan eksekusi pohon tumbang di area bawah, tiba-tiba dahan pohon berukuran besar yang berada di atas Jujun patah dan jatuh kemudian menimpa bagian kepala dan kaki.
Melihat ada petugas yang mengalami kecelakaan, sejumlah relawan yang tengah melakukan evakuasi batang pohon yang tumbang itu langsung memberikan bantuan dengan cara menggotong Jujun dengan menggunakan kain sarung menuju ke rumah warga.
Baca juga: Relawan damkar meninggal dalam kebakaran gudang di Banjarmasin
Baca juga: BPBD: Angin kencang landa tiga lokasi di Kota Sukabumi
Kemudian, petugas lainnya melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi untuk meminta mengirimkan mobil ambulans untuk membawa korban ke pengobatan alternatif ahli patah tulang.
Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tulang kaki sebelah kanan dan saat ini sedang menjalani perawatan di pengobatan alternatif ahli patah tulang dan kondisi korban sudah stabil.
Sementara, Manajer Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan perwakilan dari BPBD sudah menemui korban dan untuk biaya pengobatan dibantu oleh pihaknya.
Ia menambahkan P2BK merupakan garda terdepan dalam penanggulangan di tingkat kecamatan yang juga merupakan kepanjangan tangan dari BPBD. Peran P2BK tentunya penting khususnya untuk mempercepat penanganan jika terjadi bencana.
Antisipasi terjadinya kejadian serupa pihaknya mengimbau kepada seluruh P2BK untuk selalu waspada, memperhatikan kondisi keselamatan dan selalu menjaga kesehatan.
Apalagi kondisi cuaca ekstrem saat ini berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, sehingga setiap petugas harus selalu siap siaga antisipasi adanya informasi bencana.
Baca juga: Pertamina bantu SRI bagi kesehatan warga Badui
Baca juga: Sembilan orang tewas tertimpa pohon di situs Bulu Matanre
Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024
Komentar
Berita Terkait
Polri tetapkan Gunawan Sadbor jadi tersangka judi daring
- Kemarin 14:09
Apindo Sukabumi sebut puluhan ribu karyawan pabrik terkena PHK
- 30 Oktober 2024
BPBD Sukabumi pastikan tidak ada kerusakan pascagempa M5,0
- 23 Oktober 2024
Relawan PMI Sukabumi diberi pelatihan pertolongan pertama
- 19 Oktober 2024
Tim SAR evakuasi seluruh nelayan dari bangunan bekas dermaga
- 18 Oktober 2024
Satu dari tiga nelayan tenggelam di Laut Tegalbuleud ditemukan
- 17 Oktober 2024
Basarnas kerahkan helikopter evakuasi puluhan nelayan terisolasi
- 17 Oktober 2024