Sekjen NATO kutuk peluncuran satelit militer Korut – RakyatPos.ID Network

Brussels (RakyatPos.ID) – Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengutuk peluncuran satelit militer Korea Utara dan menyerukan pemimpin negara itu untuk menghentikan tindakan provokatif tersebut.

“Saya mengutuk keras upaya peluncuran satelit militer oleh DPRK, menggunakan teknologi rudal balistik,” kata Stoltenberg dalam sebuah pernyataan pada Rabu.

DPRK (Democratic Folks’s Republic of Korea) adalah nama resmi Korut.

Stoltenberg menekankan bahwa tindakan Korut itu meningkatkan ketegangan, mempertaruhkan keamanan kawasan, dan melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dia menyerukan Korut untuk kembali berdialog guna mencapai denuklirisasi menyeluruh di Semenanjung Korea.

“Kami berdiri bersama dengan mitra dekat kami di kawasan, Korea Selatan dan Jepang,” tutur dia.

Diluncurkan sebelumnya pada Rabu, satelit Korut tersebut jatuh di Laut Kuning setelah kehilangan momentum karena penerbangan irregular, menurut laporan kantor berita Korut KCNA.

Dikembangkan dengan teknologi rudal balistik, satelit itu diyakini dibuat untuk mengumpulkan knowledge intelijen militer bagi Korut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: NSC: Peluncuran roket Korut pelanggaran berat terhadap resolusi PBB Baca juga: Militer Korsel: Wahana peluncur antariksa Korut jatuh di Laut Kuning

Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Anton Santoso
Sumber : A N T A R A

RakyatPos.ID Networks

Visitor 3

Redaksi Pos

Related Posts

Bisakah Pasal 42.7 UE menawarkan pertahanan kolektif seperti NATO di Eropa?

Para pemimpin Eropa berusaha untuk mengklarifikasi klausul pertahanan bersama yang jarang digunakan dalam perjanjian Uni Eropa ketika pertanyaan mengenai komitmen jangka panjang Washington terhadap perjanjian tersebut semakin meningkat. NATO selama…

Pengadilan Selandia Baru menolak tawaran pelaku penembakan massal di masjid untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut

Brenton Tarrant menembak mati 51 jamaah Muslim, termasuk anak-anak, di dua masjid di Christchurch pada tahun 2019. Australia supremasi kulit putih Pembunuh Brenton Tarrant telah kalah dalam upaya banding untuk…