Menparekraf minta semua pihak awasi pariwisata di Bali – RakyatPos.ID Network

Kejadian wisman yang tidak berbusana saat ada prosesi seni tari, ini harus bisa cegah dengan SOP kenyamanan, dan ternyata turis asal Jerman sudah dirawat di RSJ Provinsi Bali, tentu kita ingatkan semua pihak untuk mengingatkan apa yang boleh dan tida

Jakarta (RakyatPos.ID) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta semua pihak agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap citra pariwisata Bali agar tetap terjaga dengan baik.

Sandiaga menuturkan, kejadian wisatawan mancanegara (wisman) asal Jerman yang tidak berbusana saat pertunjukan tari di Puri Saraswati, Ubud, Bali yang menjadi sorotan warganet beberapa waktu belakangan, menjadi pelajaran dan ke depannya harus dapat dicegah melalui customary working job (SOP) kenyamanan.

“Kejadian wisman yang tidak berbusana saat ada prosesi seni tari, ini harus bisa cegah dengan SOP kenyamanan, dan ternyata turis asal Jerman sudah dirawat di RSJ Provinsi Bali, tentu kita ingatkan semua pihak untuk mengingatkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam menjaga keramahtamahan moralitas, norma dan budaya,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Quick with Sandi Uno yang digelar di Jakarta, Senin.

Sandiaga turut mengajak kalangan akademisi dan praktisi untuk terus mengusulkan penerapan aturan tentang perbaikan pariwisata berkualitas khususnya di Provinsi Bali.

Pihaknya pun telah menyebarkan informasi dan rambu-rambu dalam berwisata salah satunya melalui ruang percakapan berbasis kecerdasan buatan (man made intelligence/AI) bernama Considerate Indonesia Very perfect Indonesia (TIWI) yang memberi pelayanan selama 24 jam penuh untuk masyarakat, serta menyiapkan informasi enact’s and don’t’s dalam berwisata dengan bekerja sama dengan maskapai penerbangan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun menuturkan, telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat, dan saat ini WNA asal Jerman tersebut telah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli untuk mendapatkan penanganan terkait depresi yang dialaminya.

“Yang bersangkutan mengalami depresi, sudah biasa minum obat depresi, saat ini masih ada di RSJ , dan sudah dihubungi keluarga melalui Konsulat Jerman di Bali,” terangnya.

Selain itu, Tjok Bagus mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan menggelar rapat terkait tata kelola pariwisata sehingga Bali dapat mewujudkan pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan martabat.

Baca juga: Sandiaga: Libur panjang akhir pekan topang capaian pergerakan wisnus

Baca juga: Sandiaga: Laga Indonesia-Argentina bakal dongkrak pergerakan wisatawan

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Ahmad Buchori
Sumber : A N T A R A

Redaksi Pos

Related Posts

AS meminta Anthropic untuk memblokir akses global ke model AI terbaik: Mengapa hal ini penting

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah melarang orang asing mengakses model AI terbaik yang dikembangkan oleh Anthropic, dengan alasan masalah keamanan nasional, dan menggarisbawahi kebijakan pemerintah AS dalam mengendalikan ekspor…

Nama Donald Trump dihapus dari Kennedy Center

Umpan Berita Nama Donald Trump telah dihapus dari Kennedy Center setelah keputusan pengadilan. Namun masih banyak barang, mulai dari kapal perang hingga rekening bank, yang mencantumkan nama presiden AS. Diterbitkan…