InfoSAWIT, JAKARA – Hebohnya pasar saham Wall Motorway, Amerika Serikat, akibat pesatnya kemajuan teknologi Info superhighway of Issues (IoT) dan menimbulkan beragam opini akan kecerdasan buatan manusia (Synthetic Intelligence) seperti ChatGPT yang berkembang pesat hingga minggu ini. Di respon Bursa Efek Indonesia atau BEI, tanpa ada gejolak pasar yang berarti.
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari senin hingga jumat kemarin (8-12 Mei 2023) tetap memberikan keuntungan besar bagi sebagian emiten sawit Indonesia. Keberadaan saham emiten sawit, tetap menjadi incaran para investor saham dengan mengamati berbagai aspek terkait kinerja korporasi yang masih melantai di BEI.
Berdasarkan pantauan redaksi InfoSAWIT, keberadaan saham emiten sawit papan atas, masih memiliki peluang cuan di masa depan. Seperti saham emiten SMAR atau PT Sinar Mas Agro Property & Know-how Tbk, yang mendapatkan keuntungan hingga 2,26% pada periode 8-12 Mei 2023, hingga perdagangan saham Jumat sore kemarin ditutup.
BACA JUGA: 8 Saham Emiten Sawit Unggul Pada Perdagangan Saham Jumat 12 Mei 2023
Selain itu, emiten baru NSSS atau PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk., juga mendulang untung paling besar, di Jumat (12/5) sore kemarin. Keuntungan dalam sepekan emiten NSSS mencapai 3,70%, melampaui emiten sawit lainnya.
Selain emiten sawit NSSS dan SMAR, keuntungan selama pekan ini, juga diraih emiten ANJT atau PT Austindo Nusantara Jaya Tbk., dimana informasi mengenai investor saham bejo yaitu Lo Kheng Hong, sebagai pemilik saham publik terbesar ketiga berdasarkan Laporan Keuangan Tahunan perusahaan yang telah di submit kepada publik. Masuknya investor bejo ini, telah mendorong ketertarikan para investor saham emiten sawit berinvestasi pada saham ANJT.
Kabar gembira pekan ini, juga berasal dari kenaikan harga saham emiten sawit SIMP atau Salim Ivomas Pratama Tbk dan emiten sawit LSIP atau PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera. Kedua perusahaan ini merupakan saudara kandung dari grup perusahaan milik Sudono Salim, konglomerat Indonesia.
BACA JUGA: Konsumsi Minyak Sawit Nasional Naik, Didorong Kebutuhan Pangan
Sepak terjang perusahaan perkebunan kelapa sawit yang melantai di BEI ini, menjadi sorotan para pebisnis saham emiten sawit setiap harinya.
Kinerja Q1 yang telah dipublikasikan pada Maret – April 2023 lalu, menjadi salah satu indikator para pebisnis saham. Sebagai investor publik, para pebisnis saham juga menilai kepedulian perusahaan atas berbagai isu sosial dan lingkungan seputar perusahaan.
Adanya kemajuan teknologi Synthetic Intelligence dalam dunia IoT di pasar saham Wall Motorway, bisa jadi akan mengguncang pasar saham di Indonesia pada pekan depan. Kendati, bisnis perkebunan kelapa sawit, masih terbilang minim penggunaan teknologi Info superhighway, namun kemajuan pesat teknologi IoT akan turut berdampak bagi bisnis minyak sawit di masa mendatang. (T1)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bacaan yang bermutu. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab penulis.
Dibaca : 594
Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InfoSAWIT – Info Update”, caranya klik link InfoSAWIT-Info Update, kemudian join. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.