Kejari Bandarlampung terima tersangka pembubaran ibadah di Gereja GKKD – RakyatPos.ID Network

Bandarlampung (RakyatPos.ID) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, menerima pelimpahan tahap dua terhadap tersangka pembubaran ibadah yang dilakukan di Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) pada beberapa waktu lalu.

“Tersangka berinisial WK warga Rajabasa, Bandarlampung,” kata Kajari Bandarlampung, Helmi Hasan di Bandarlampung, Kamis.

Dia melanjutkan, tersangka yang merupakan seorang Ketua RT 12 Rajabasa Jaya tersebut dilimpahkan oleh penyidik Polda Lampung untuk menjalani proses sidang selanjutnya.

“Tersangka dilimpahkan untuk selanjutnya ditelaah berkas-berkas dan dilimpahkan ke pengadilan,” kata dia.

Dalam perkara tersebut, lanjut dia, tersangka diduga telah melanggar Pasal 335 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 167 KUHP.

Tim penuntut umum dalam perkara tersebut, katanya, tidak melakukan penahanan terhadap tersangka lantaran dua pasal yang disangkakan tidak dapat dilakukan penahanan.

“Selain itu adanya permohonan penangguhan penahanan serta adanya jaminan dari istri dan penasehat hukum tersangka,” katanya.

Kasi Penkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra mengatakan, sebelumnya tersangka diterapkan pasal pesnistaan agama. Berjalan waktu, tim penyidik kejaksaan berkoordinasi bersama penyidik Polda Lampung untuk mencari pasal yang pas dalam perkara yang menjerat tersangka tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan oleh penyidik Polda Lampung dan koordinasi dengan penuntut umum perbuatan tersangka tidak cukup bukti untuk dikategorikan sebagai perbuatan penistaan agama, maka Penyidik Polda Lampung atas petunjuk penuntut umum menetapkan tersangka WK melakukan perbuatan melanggar Pasal 335 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 167 KUHP terkait perbuatan tersangka yang memasuki pekarangan rumah tanpa izin,” katanya.

Made menambahkan, berdasarkan penerapan kedua pasal tersebut, disimpulkan dua pasal tersebutlah yang dituduhkan terhadap perbuatan tersangka.

“Jadi penanganan perkara ini, hanya mengenai pasal-pasal yang terkait perbuatan tidak menyenangkan dan memasuki perkara rumah tanpa izin,” katanya lagi.

Pewarta: Agus Wira Sukarta/Damiri
Editor: Edy M Yakub
RakyatPos.ID Network

Redaksi Pos

Related Posts

Warga Sipil atau Hizbullah: Siapa yang Diserang Israel di 'Rabu Hitam' Lebanon?

Beirut, Lebanon – Pada tanggal 8 April, Ahmad Hamdi, 22, sedang duduk di sofa di rumahnya di lingkungan Tallet el Khayat di Beirut, beberapa jam setelah Israel meluncurkan lebih dari…

Meningkatnya angka kelahiran melalui operasi caesar di Gaza membawa bahaya dan risiko infeksi

Kota Gaza, Jalur Gaza – Di atas kasur yang tergeletak di lantai apartemen yang setengah hancur, Duha Abu Yousef duduk menggendong bayinya yang baru lahir dengan susah payah setelah operasi…