Dwi Sutoro: Perkuat Perkebunan Kelapa Sawit Dan Kembangkan Industri Hilir Minyak Sawit – InfoSAWIT

featured image

InhuPost, JAKARTA – Direktur Perkebunan NusRedaksi Pos, Dwi Sutoro mengulas keberadaan perkebunan kelapa sawit yang masih dalam pertumbuhan. Menurutnya, keberadaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia masih memiliki banyak tantangan dan peluang besar bertumbuh di masa depan. Seperti praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan yang harus terus dilakukan, guna menghasilkan minyak sawit berkelanjutan. Melalui praktik budidaya berkelanjutan, akan dihasilkan efisiensi biaya pengelolaan budidaya dan menghasilkan produksi yang maksimal.

“Kita harus memperkuat keberadaan perkebunan kelapa sawit Indonesia melalui praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan, supaya dikenal sebagai produsen terbesar minyak sawit berkelanjutan,” ungkap Dwi Sutoro menjelaskan kepada InhuPost, Selasa (28/2/2023).

Sebagai minyak nabati yang paling kompetitif bila dibandingkan dengan minyak nabati lainnya, maka minyak sawit mentah yang dikenal sebagai CPO asal Indonesia juga harus dikenal sebagai CPO berkelanjutan.

BACA JUGA: Munas XI GAPKI Bakal Digelar 8 – 10 Maret 2023 di Bali, Nama Bakal Calon Ketum Masih Dirahasiakan

Imbuhnya, keberadaan produksi CPO Indonesia harus bertumbuh setiap tahunnya, guna memenuhi kebutuhan pasar global termasuk Indonesia. Kegunaan  CPO sebagai bahan baku minyak makanan dan non makanan di dunia, telah mendampuk CPO sebagai primadona minyak nabati dunia.

Sebab itu, keunggulan CPO juga harus dikembangkan melalui pembangunan Industri hilirnya. Dimana, keberadaan pasar sebagai konsumen produk hilir juga harus dikembangkan terlebih dahulu.

Karakteristik unggul dari CPO sebagai minyak makanan, dapat berupa produk minyak goreng dan produk speciality fat. Sedangkan sebagai produk energi terbarukan berupa biodiesel.

BACA JUGA: Direktur Conserving Perkebunan NusRedaksi Pos: Saatnya Genjot Nilai Tambah Minyak Sawit Berkelanjutan

Dengan asumsi kebutuhan CPO dalam negeri sebesar 6 juta ton untuk minyak goreng dan 9 juta ton untuk biodiesel, maka dengan asumsi produksi CPO Indonesia sebesar 50 juta ton per tahun, maka ekspor CPO masih bisa terus dilakukan. Sebab itu, keberadaan data produksi dan kebutuhan pasar ekspor terbaru sangat dibutuhkan, guna mengambil keputusan yang tepat bagi para pemangku kebijakan.

Disinilah, organisasi GAPKI menurut Dwi Sutoro, dapat lebih berperan, dalam membantu pemerintah mengembangkan minyak sawit di masa depan. Misalnya melalui pengembangan pasar CPO bersama anggota GAPKI.

Melalui koordinasi bersama dan kebijakan Pemerintah yang terbaik, maka pengelolaan CPO dan produk turunannya akan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat luas. Pentingnya keberadaan Industri hilir CPO dapat menopang keberadaan Industri perkebunan kelapa sawit guna mengembangkan berbagai produk unggulan dan ramah lingkungan di Indonesia.

BACA JUGA: GAPKI Bisa Jadi Organisasi Besar Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia

Keberpihakan akan kebijakan pemerintah yang dibutuhkan Industri CPO dan turunannya, juga harus disesuaikan dengan perkembangan setiap waktunya. LRedaksi Posn Industri CPO harus sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menumbuhkan kesejahteraan rakyatnya. “Kebijakan pemerintah, senantiasa harus harmonis bersama GAPKI guna mendorong pertumbuhan Industri dari hulu hingga hilirnya, ” Ujar Dwi Sutoro.

Dengan mengantisipasi berbagai hambatan perdagangan ekspor, pemasaran CPO dan produk turunannya harus terus dikembangkan di masa depan. Sehingga CPO dan produk turunannya, dapat terus berkembang dan menjadi lebih kompetitif di perdagangan dunia.

BACA JUGA: Penyelesaian Kasus Korupsi Sawit Surya Darmadi Diduga ‘Standar Ganda’

Jelasnya, menurut Dwi Sutoro, dengan memperkuat perkebunan kelapa sawit, maka pengembangan Industri hilir minyak sawit, akan menjadi lebih maksimal dan mampu memberikan kesejahteraan bagi sebagian besar rakyat Indonesia. (T1)

Dibaca : 384

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Recordsdata Update”, caranya klik hyperlink InhuPost-Recordsdata Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

  • Redaksi Pos

    Related Posts

    Biodata dan Agama Helwa Bachmid, ‘Istri Cadangan’ Habib Bahar bin Smith yang Curhat Ditelantarkan

    Sumber dari Indopop.id: https://indopop.id/biodata-dan-agama-helwa-bachmid-istri-cadangan-habib-bahar-bin-smith-yang-curhat-ditelantarkan

    Habib Bahar bin Smith dan Helwa Bachmid Kisah pilu Helwa Bachdim, seorang wanita asal Kalimantan, yang menuduh suaminya, Habib Bahar bin Smith, menelantarkannya secara materi dan psikologis, terus menjadi perhatian…

    Sowan ke Dahlan Iskan, Zulmansyah Makin Mantap Maju Ketum PWI Pusat

    Sowan ke Dahlan Iskan, Zulmansyah Makin Mantap Maju Ketum PWI PusatJAKARTA, PARASRIAU.COM – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau H Zulmansyah Sekedang mengaku semakin mantap maju mencalonkan diri sebagai Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat 2023-2028.Itu dikatakan Ketua Discussion board Pemred Jawa Pos Neighborhood 2017-2018 itu setelah sowan ke tokoh pers Dahlan Iskan (DI) yang

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *