Produksi Sawit Malaysia Di 2023 Diprediksi Masih Belum Pulih – InfoSAWIT

featured image

InhuPost, PETALING JAYA – Meskipun pekerja asing kembali secara bertahap ke sektor perkebunan kelapa sawit, pakar industri tetap pesimis terhadap potensi pertumbuhan produksi minyak sawit mentah (CPO) di Malaysia tahun ini.

Kepala eksekutif Asosiasi Minyak Sawit Malaysia (MPOA) Joseph Tek Choon Yee mengatakan, pertumbuhan produksi akan lebih rendah dibandingkan beberapa dekade terakhir.“Sudah ada kelangkaan build dewasa baru menyusul perlambatan signifikan di sebagian besar penanaman kelapa sawit baru di perkebunan nasional,” katanya seperti dilansir StarBiz.

Selain itu, pengurangan penggunaan pupuk selama beberapa tahun berturut-turut ditambah dengan kondisi cuaca yang tidak menentu akan semakin memberikan dampak negatif pada hasil minyak kelapa sawit. “Pemulihan tanaman akan lambat jika kekurangan tenaga kerja masih belum segera teratasi,” katanya.

BACA JUGA: Ketidakpastian Masih Menghantui Sektor Sawit di 2023

Seperti yang disorot oleh Asosiasi Pemilik Perkebunan Malaysia baru-baru ini, sektor perkebunan akan terus berjuang menghadapi kekurangan 200.000 pekerja asing pada tahun 2023.

Per 3 Oktober 2022, hanya sekitar 56.282 aplikasi perekrutan yang telah disetujui untuk sektor perkebunan, tetapi sayangnya baru terealisasi sekitar 12.390 pekerja asing. Mengingat kurangnya pemanen buah sawit di perkebunan, para pakar industri mengatakan output CPO kemungkinan akan mencatat pertumbuhan datar sekitar 18,5 juta hingga 19 juta ton pada tahun 2023.

BACA JUGA: Olivier Tichit: Bersama Petani Sawit, Keberlanjutan Akan Dapat Dicapai

Tek juga memperingatkan bahwa barometer kinerja untuk sektor minyak sawit juga akan terpengaruh tahun ini oleh kebijakan negara produsen dan konsumen, termasuk larangan diskriminatif Uni Eropa terhadap produk minyak sawit, peluncuran biofuel terutama di Indonesia, persaingan minyak nabati dan kondisi cuaca lainnya. ketidakpastian. (T2)

Dibaca : 691

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – News Update”, caranya klik link InhuPost-News Update, kemudian be a a part of. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

  • Redaksi Pos

    Related Posts

    Inggris menyatakan penyelenggara protes pro-Palestina bersalah karena melanggar peraturan polisi

    Human Rights Watch mengecam putusan terhadap Ben Jamal dan Chris Nineham sebagai langkah ‘politik’ untuk membungkam perbedaan pendapat. Dua pemimpin masyarakat sipil telah dinyatakan bersalah pedoman protes di Inggris selama…

    Bagaimana sekutu NATO menolak tuntutan perang Trump terhadap Iran?

    Hubungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan sekutu NATO semakin memburuk seiring dengan memburuknya hubungan tersebut Perang AS-Israel melawan Iran sudah memasuki bulan kedua. Semakin banyak mitra yang menolak permintaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *